Kamis, 15 Juli 2010

PROVINSI BANTEN UPAYANYA MEMANFAATAN TENAGA UAP PANAS BUMI UNTUK KEBUTUHAN LISTRIK


Laporan ; Hidayat / Iroh


Listerik untuk kebutuhan penerangan di wilayah Provinsi Banten masih sangat di perlukan yang disebabkan pertumbuhan penduduk dari tahun ke tahun terus meningkat, hal ini yang menyebabkan kebutuhan akan listrik terus meningkat.
Dijumpai Kabid bina usaha dan kerjasama Dinas pertambangan dan energi ( Distamben ) Provinsi Banten Ir. TATA HENDA mengatakan '' Potensi panas bumi dapat digunakan untuk kebutuhan listrik siapapun boleh dan dapat mengelola, potensi panas bumi ini di tetapkan oleh mentri pertambangan dan energi secara nasional namun pada setiap daerah Provinsi diserahkan kepada Gubernur masing – masing wilayah untuk mengelolanya, seperti di wilayah provinsi Banten ini pelelanganya diserahkan kepanitiaanya kepada Distamben Provinsi Banten siapapun pengusaha atau investor untuk mengikuti pelelangan dan menanam sahamnya, pada akhirnya pemenang pelelangan untuk pemanfaatan sumber panas bumi ini akan ditetapkan oleh Gubernur Banten.
Pada area seluas 104.200. ha yang mencakup daerah KabupatenSerang dan kab. Pndeglang misalnya banyak sekali potensi yang memuat uap panas bumi seperti Pulo sari, gunung karang, dll yang telah ditetapkan sebagai wilayah kerja, di perkirakan pemanfaatan uap panas bumi untuk dijadikan kebutuhan listrik ini akan lebih efisien dan tidak memuat bahan limbah yang tidak diperlukan dari pada penggunaan akan kebutuhan listrik yang memakai bahan baku seperti batu bara , untuk uap panas bumi ini tidak mempengaruhi terhadap dampak lingkungan.
Peta wilayah kerja pertambangan panas bumi di daerah kaldera Danau Banten Kab.Serang dan Kab. Pandeglang prov. Banten sbb'' Luas wilayah 104.200 ha. Hasil penyelidikan geologi geokimia, biofisika dengan potensi cadangan terduga 115 Mute. Adapun standar data yang didapat dasar sekala 125000 Bakosurtanal Ditum peta wgs.84. Kepmen ESDM No. 0026 k/30 MEW 2009 ,terangnya ...dilanjutkanya pelelangan untuk pendaftaran pemanfaatan panas bumi ini di buka sejak 12 – 07 /2010 , pelelangan ini tidak seperti biasanya yang mengacu pada kepres 80 tetapi pada pp no 59 thn 2007 tentang usaha panas bumi dan kepmen ESDM no 11 thn 2009 tentang pedoman pengelolaan usaha panas bumi , '' jelas Tata ( BM POST )

BMPKB KOTA SERANG


Laporan; Hidayat / Iroh


Bertemakan '' kebijakan peningkatan peran dan posisi perempuan di Bidang Politik dan Jabatan Publik '' Dinas BMPKB Kota Serang mengadakan kegiatan bertempat di Hotel Abadi pada 15 – 07 / 2010 , acara ini di buka langsung Wakil Walikota Serang H. Tb Haerul Jaman Bsc. Di depan para undangan yang hadir di acara itu sebanyak 30 orang SKPD terkait, Politisi, LSM, Organisasi kemasyarakatan, Dep. Kewanitaan, DPC Partai Politik, seperrti Golkar, PDI, PPP, PKS, dll.
Pada acara ini hadir Deputi 11 Bidang peningkatan posisi dan peranan perempuan pada jabatan politik dan publik, Kepala Dinas BMPKB Kota Serang H.DIDI, Ketua DPRD Kota Serang Hj. Nur'aeni Kabid PPA dan PA Drs. Ahmad Mujini Mpd. Sebagai pelaporan penyelenggara Kota Serang, Kasubid BMPKB kesamaan dan gender Lilis Sumiati Sag. Msi. Dan Staff Ahli Walikota Serang Banbela.
Dari Rekomendasi hasil Rumusan acara ini di dapatkan kesepakatan kebijakan peningkatan peran dan posisi perempuan di bidang politik dan jabatan publik sbb;
1.Pemerintah Kota Serang harus segera membuat Perda pengarusutamaan Gender.
2.Mengharmonisasikan peraturan perundang – undangan dengan pusat dan Provinsi Banten, untuk Provinsi Banten terdapat Perda PUG salah satunya adalah 5% APBD untuk pembiayaan PUG. Kota Serang Diktum Perda PUG .............% APBD.
3.Meningkatkan keterwakilan di Legislatif untuk mewujudkan 30% keterwakilan Perempuan dibidang Legislatif. ( UU RI No. 2 Tahun 2008 Tentang Partai Politik ) BAB 11 Pasal 2 Ayat 5.
4.30% keterwakilan perempuan di Legislatif.
5.Meningkatkan koordinasi advokasi, sosialisasi dan evaluasi keterwakilan perempuan di Legislatif.

Bidang Eksekutif
1. Memantapkan PUG di semua lembaga Pemerintah
2. Meningkatkan peran posisi Perempuan di bidang eksekutif melalui berbagai forum pertemuan lintas sektor dan lembaga pengambilan kebijakan.
3. Meningkatkan koordinasi advokasi, sosialisasi dan evaluasi keterwakilan perempuan di bidang eksekutif.
4. Setiap SKPD harus menganggarkan kegiatan yang responshif Gender sebesar 5% dari APBD
5. Jabatan publik di eksekutif harus sesuai dengan SDM ( keadilan dan kesetaraan GENDER )

Bidang Yudikatif
1. Memantapkan PUG di bidang Yudikatif.
2. Meningkatkan peran dan posisi perempuan di bidang Yudikatif.
Straegi
1. Melakukan kerjasama dengan lembaga LSM / Organisasi perempuan di bidang politik , partai politik, serta lembaga pemerintah terkait.
2. Melakukan penyusunan bahan rencana kegiatan dan anggaran dengan sektor terkait secara terpadu
3. Melakukan fasilitasi kepada tokoh / kader perempuan potensial untuk menjadi fasilitator / penggerak perempuan dalam upaya peningkatan partisipasi politik perempuan.

Sasaran
1. Perempuan Partai politik.
2. Program Kaukus perempuan di politik.
3. Kepala Dinas / Lembaga terkait.
4. Pimpinan LSM/ Organisasi perempuan
5. Media Masa
6. Laki – laki / suami
7. Tomas, Toga, Tokoh masyarakat terkait
Demikian hasil rumusan yang di dapatkan atau kesepakatan yang telah di rumuskan pada pelaksanaan kegiatan ini, menurut panitia yang dihubungi pada pelaksanaan ini mengatakan '' dengan telah dilaksanakanya acara ini diharapkan Eksekutif dan Legislatif harus memproduksi kebijakan publik yang adil dan Responship Gender '' ungkapnya ( bmpost.com )

Sabtu, 10 Juli 2010

WORKSHOP ANALISIS STANDARISASI PRASARANA DAN SARANA OLAHRAGA THN 2010


ran : Dyt / Iroh


Olah raga adalah sarana yang harus di berikan dukungan untuk kemajuan perkembangan keolah ragaan di Tanah Air baik di tingkat Provinsi maupun Kab / Kota, karena itu Kementrian Pemuda dan Olah Raga mengadakan kegiatan di Hotel Ledian pada 10 – 07 /2010 yang kali ini di laksanakan di Prov. Banten.
Acara ini di buka langsung Deputi Bidang kewirausahaan Pemuda dan Industri Olah Raga Drs. D. Sudradjat Rasyid .M.M turut hadir langsung di acara ini Kepala Dinas Dispora Provinsi Banten H Iin Mansyur , Sekertaris Dispora Prov. Banten H. Nanang , para kepala bidang dan tamu undangan yang hadir saat itu kurang lebih sebanyak 200 orang , dari para tamu undangan yang datang saat itu mendengarkan keterangan dari para nara sumber seperti, Tentang kebijakan yang di beriakan oleh Deputi Bidang kewirausahaan Pemuda dan Olahraga ( Kemenegpora ) kepada Dispora Prov. Banten, H. Iin Mansyur Prof. Rusli Rutan tentang pentingnya standarisasi prasarana dan sarana olahraga di Indonesia,, Standar prasarana dan sarana olahraga pendidikan jasmani dan olahraga kesehatan oleh Direktorat TK / SD Dikdasmen Kemendikdas Dr . Murjito .AK.M.si.
Para nara sumber semua menjelasakan dan mengatakan tentang pentingnya perkembangan kemajuan olah raga di masing – masing daerah khususnya Provinsi Banten dan Indonesia pada umumnya.
Disesion ke dua hadir pula para nara sumber di antaranya H. Irwan Suryanto yang menjelaskan tentang bagaimana penggunaan dan pemilihan Produk alat olahraga bermutu proses pendidikan, juga Ir. Bambang Widjanarko .M. Eng. Yang menjelasakan tentang Prasarana dan sarana Olahraga pendidikan dari sudut pandang pengembangan IPTEK alat 2 olahraga, dan terakhir dr. Fatimah , Sp . Ko yang menerangkan tentang Standarisasi Prasarana dan sarana Olahraga dalam rangaka implementasi sistem Keolahragaan Nasional. Pada akhir acara akhirnya di dapatkan kesimpulan bagaimana untuk mengembangkan dan memajukan keolahragaan di daerah maupun di tingkat yang lebih tinggi semuanya tergantung koordinasi pada Program dan Instansi terkait agar berupaya untuk men gembangkan olahraga dan di jadikan satu moment penting yang tidak kalah pentingnya dengan bidang lain. ( BM, post.com)

Kamis, 08 Juli 2010

RAPAT KERJA ( KONSIYERING ) PENYUSUNAN DRAFF STATUS PERUBAHAN JALAN 2010.


Laporan : Hidayat /Iroh


Dinas Binamarga Provinsi Banten mengadakan acara Rapat kerja ( Konsiyering ) Penyusunan Draff untuk mengetahui perubahan Status jalan dengan mengundang Dinas – dinas PU Kab / Kota se Provinsi Banten, untuk menerima masukan – masukan yang dapat memberikan kesimpulan peubahan – perubahan jalan yang dapat berubah Status Jalan Kab / Kota menjadi Jalan Provinsi, untuk nantinya di berikan pelaporan kepada Gubernur Banten, acara ini berlansung selama 2 hari pada 06 – 07 / 2010, bertempat di Htl Abadi.
Di jumpai pada acara ini Kasi Perencanaan PU Bina Marga Provinsi Banten Bambang menerangkan '' Untuk dapat menentukan perubahan jalan – jalan yang ada di Kab / Kota menjadi jalan Provinsi atau jalan Nasional kami harus menerima banyak masukan dari masing – masing fihak yang berkaitan seperti Dinas Pu yang berada di Kab / Kota untuk melaporkan dan memberikan penilain dan masukan jalan – jalan mana saja yang akan berubah menjadi jalan Provinsi Tahun 2010 ini , karena perubahan setatus jalan ini nantinya yang memutukan adalah Gubernur melalui SK Gub, oleh karena itu setelah selesai acara ini kami akan menyusun Draff perubahan jalan – jalan yang akan berubah status menjadi jalan Provinsi sekaligus untuk di ajukan kepada Gubernur Banten, acara ini dilakukan setiap 5 tahun sekali, seperti yang kami perkirakan jalan – provinsi yng berada di 8 Kab / Kota saat ini sekitar 900, dan mungkin saja pada tahun 2010 ini banyak jalan yang akan berubah status dari jalan Kabupaten menjadi jalan Provinsi dari jalan Provinsi menjadi jalan Nasional dari jalan Nasional menjadi non, “jelas Bambang singkat. ( BM POST.COM )

Kamis, 01 Juli 2010

PELAKSANAAN PEMBANGUNAN JALAN DAN JEMBATAN ( UPT ) PANDEGLANG HAMPIR RAMPUNG


Laporan ; Dyt / Iroh

Pembangunan jalan dan jembatan yang sedang di laksanakan maupun yang sudah di kerjakan oleh masing - masimg dinas terkait di Provinsi Kab./ Kota dan sekitar nya memang adalah program yang sudah di siapkan dengan anggaran APBD maupun APBN, oleh pusat ataupun Provinsi.
Ditemui Unit Pelaksana Teknis ( UPT ) pelaksana pembangunan jalan dan jembatan Kab. Pandeglang Yani menerangkan '' Saya hanya merupakan staff biasa yang di percaya oleh pimpinan saya dalam hal mengelola keuangan, namun saya tidak dapat menangani hal - hal sebagai ahli teknis dilapangan dalam hal menerangkan masalah pembangunan jalan dan jembatan di wilayah Selatan. Saya cuma mengetahui program - program yang sudah dan sedang dilaksanakan saat ini di antaranya 9 paket pengerjaan jalan dan jembatan , 1,Maja - koleang 2. Munjul - Panimbang 3. Mandalawangi - Caringin 4. Cigading - Cpeuteuy 5. Sakeuti - Simpang 6. Sakeuti - Cianjalan 7.Jembatan - Cipendet. 8 Jalan BY Pass Rangkas Mandala sepanjang 2 KM yang sedang di kerjakan saat ini mungkin dalam waktu dekat sudah akan rampung pelaksanaanya 9. Satu ruas jalan yang laporanya sudah masuk namun belum di ketahui yaitu jalan A. Yani Labuan yang belum di ketahui letaknya nanti akan saya lihat dan survei tempatnya dilapangan '' ujar Yani singkat.

Minggu, 27 Juni 2010

PELAPASAN SMA 1 KOTA SERANG BERLANGSUNG MERIAH


Laporan : Dyt / Iroh

Setiap satu tahun sekali sekolah SMA 1 Kota Serang mengadakan pelepasan kelas XII , pada tahun 2010 ini SMA 1 Kota Serang melepas 363 orang siswa secara internal saja, hanya dihadiri para siswa yang lulus dan kelas X & XI, acara pelepasan dilangsungkan di Hotel Ledian pada 26 – 06 – 2010.
Dengan tema '' Forewell 2010 unforgetten moment bearing the end'' pelepasan Sekolah SMA 1 Kota Serang ini tidak di hadiri kepala sekolahnya Drs. H. Azis Haidir . Mpd hal ini dikarenakan beliau berhalangan ,namun hadir Wakasek kesiswaan SMA 1 Kota Serang , Almasis .S.Pd ,dan Pembina Osis SMA 1 Kota Serang Mustofa, Pada acara pelepasan ini tidak di hadiri seluruh siswa kelas XII hanya 232 siswa ini di karenakan banyak siswa kls XII yang telah lulus disibukan untuk mendatfar kesekolah yang lebih tinggi.
Pada acara pelepasan internal ini Wakasek SMA 1 Kota Serang Almasis. S.Pd dalam pidatonya di depan siswa yang hadir menyampaikan pesan '' Saya atas nama Kepsek SMA 1 Kota Serang dan mewakili beliau untuk menyampaikan pesan kepada seluruh siswa yang hadir di acara pelepasan ini agar siswa lebih giat lagi belajar karena menyelesaikan sekolah disini bukan berarti selesai pendidikanya akan tetapi masih harus belajar dan belajar agar pencapaian ke inginan dan cita – cita kedepan lebih menantang dan dapat mencapai apa yang di cita – citakan , juga agar kenangan di sekolah menjadi kenangan yang tak dilupakan dan kami dari para guru – guru yang mengajar di Sekolah SMA 1 Kota Serang mengucapkan selamat kepada siswa yang telah menyelesaikan dan lulus dengan baik , juga kepada siswa yang meneruskan sekolah ketingkat yang lebih tinggi sebanyak 183 siswa SMAN I Kota Serang dan telah di terima di perguguan tinggi seperti UNPAD, UI, UPI, ITB, IPB, UGM, UNDIP, UNS, UNBRAW Dll. Kami para pengajar mengucapkan selamat.,,,,,,,ucap Wakasek kesiswaan.

POTENSI INVESTASI DI KOTA SERANG


Laporan : DYT / iroh

Bertemakan '' Lokakarya peningkatan koordinasi dan bekerjasama bidang penanaman modal dengan instansi Pemerintah Kota Serang '' acara yang berlangsung di hotel Abadi pada 26 – o6 / 2010 ini membahas tentang potensi pengembangan di 6 kecamatan yang berada di lingkup Pemerintah Kota Serang di semua bidang pariwisata maupun usaha yang dapat di kembangkan untuk mengundang para wisatawan Domestik maupun bilateral dan internasional. Agar lebih mengenal semua moment2 penting yang berada di wilayah Kota Serang dimana banyak sekali tempat 2 yang bertaraf daerah , nasional bahkan nternasional yang sudah di ketahui namun belum di perkenalkan secara maksimal ini di perlukan peran serta bukan pemerintah saja tetapi masyarakatpun harus berperan aktif dalam memperkenalkan Daerah Kota Serang apalagi banyak nya tempat2 wisata dan ziarah nya.
Pada pelaksanaan ini dibahas juga bagaimana pentingnya perhatian terhadap pembangunan infrasrutur agar para pendatang bisa dengan berkunjung dengan aman dan nyaman sehingga kedatanganya tidak menyebabkan kebosanan tetapi memiliki rasa ingin datang kembali.
Menurut para nara sumber yang hadir saat itu,menjelaskan Kota Serang memiliki seluruh potensi yang ada untuk memancing para wisatawan untuk datang berkunjung di karenakan mempunyai banyak sekali tempat tempat yang memiliki sejarah Spiritual dan situs yang bisa di gunakan untuk memancing kedatangan para wisatawan untuk berkunjung, kita harus memperbaiki citera kita, kemudian kepariwisataan yang bisa di kelola secara optimal dan profesional karena selama ini obyek wisata kita belum di kelola secara optimal, menurut nara sumber yang hadir saat itu di depan para tamu undangan juga mengatakan banyak sekali contoh yang harus di kelola dengan baik misalnya'' Kecamatan kasemen yang berpotensi sebagai lahan perikanan, budaya alam yang masih harus di perkenalakan dan di lestarikan sebagai lahan pariwisata , ciri has kota serang sate bandeng dll.
Adapun wilayah pengembangan yang harus di perhatikan seperti Wilayah tengah (Kec.Serang dan Kec. Cipocok jaya ) wilayah tengah di arahkan mempunyai fundsi primer sebagai pusat pemerintahan dan pendidikan, perdagangan, jasa perumahan, pertanian lahan kering dan pariwisata buata. Wilayah utara ( Kec. Kasemen ) pariwisata, pertanian lahan basah, perikanan, pergudangan dan industri). Wilayah barat ( Kec. Taktakan ) fungsi resapanair, agropolitan, agribisnis perumahan dan pertanian, jasa pergudangan dan Militer. Wilayah timur ( keamatan Walantaka ) perumahan pertanian perdagangan dan pariwisata buatan. Wilayah selatan ( Kec. Curug ) perumahan skala besar, perdagangan, agribisnis , dan pariwisata buatan. Demikian sekilas pengenalan Kota Serang dan sekitarnya yang di jelaskan para nara sumber yang hadir saat itu di depan para tamu undangan lebih dari 40 orang,dan acara pun ditutup langsung oleh kepala Bapeda Kota Serang Alam Darussalam.

KONFERENSI IKATAN APOTEKER INDONESIA ( IAI ) DAERAH BANTEN DAN LAPORAN MAJELIS PEMBINA ETIK APOTEKER ( MPA ) PENGURUS DAERAH ISFI BANTEN


Laporan : dyt \ iroh
Berlangsungnya kegiatan Ikatan apoteker Idonesia ( IAI ) di hotel wisata pada 26 – 06 / 2010, merupakan hal yang sangat penting dikarenakan banyaknya bermunculan perusahaan di bidang Apoteker di daerah yang harus menggunakan aturan prosedur yang ada.
Konferensi IAI Di Daerah . ini merupakan kegiatan yang harus dilaksanankan setiap 4 thn sekali, pada saat akhir pengurusan Organisasi yang pelaksanaanya ada pada AD dan ART, Dengan munculnya PP No 51 thn 2009 tenteng tenaga keparmasian maka kita di tuntut peran sebagai Apoteker yang profesional.
Pada saaat acara berlangsung wartawan Bmpost.Com menemui langsung Sekjen IAI .Drs. Nurul falah mengatakan ' ' saya mengharapkan para Apoteker lebih Profesional dan harus atas resep Dr yang jelas dalam memberikan obat kepada fasien yang memerlukan obat, adapun menurut pasal PP 51 boleh saja Apoteker memberikan jenis obat yang bermerek lain dan berfungsi sama asalkan atas seizin Dr . Yang memberikan resep, himbauan kepada para Apotekerpun agar mempunyai izin yang jelas dalam membuka usaha di bidang apoteker. Jumlah Apoteker yang terdaftar se Provinsi Banten sekarang ini di perkirakan 527 Apoteker yang paling banyak berada di daerah tanggerang.
Dilanjutkanya bila terjadi pemberian obat yang salah kepada pasien dan terjadi efek samping yang tidak di inginkan pasien hal ini akan menimbulkan pelanggaran etika , juga dijelaskan banyaknya jenis obat yang beredar lebih dari 1204 merek, ungkapnya.......
Hal ini juga tidak berbeda jauh dengan penjelasan Ketua PDIAI Instalasi farmasi Provinsi Banten Dra. Lusi Sumarwati memberikan penjelasan sbb'' Izin untuk para apoteker yang ada sekarang ini harus di perbaiki setiap 5 thn sekali dan rekomendasi untuk Apoteker hanya menggunakan KTP dan para apoteker diharapkan bekerjasama dengan Dinkes Kab/kota . Lusi mengatakan dalam menggunakan obat yang di perlukan konsumen tetap harus mengacu pada PP 51 seperti yang dijelaskan Sekjen IAI jelasnya adapun dengan adanya acara ini di harapkan masyarakat sadar dalam mendapatkan suatu imformasi yang benar dan dalam mendapatkan obat yang di perlukan harus bertanya kepada Apoteker yang berdasarkan resep Dr, daripada mendapatkan obat yang berada di Toko obat. Ungkapnya singkat

Kamis, 24 Juni 2010

WORKSHOP SEKTOR PENDUDKUNG PARIWISATA KOTA SERANG


laporan ; Iroh / dyt
Bertemakan '' peningkatan kapasitas dan sinegritas kepariwisataan Kota Serang ''acara ini di tenggarai oleh Dinas Pariwisata Kota Serang bertempat di Hotel Abadi pada 23- 24 – 06 / 2010, dihadiri para peserta undangan sebanyak 30 orang dari berbagai macam pengusaha se Kota Serang , acara di buka langsung oleh Wali Kota Serang H. Bunyamin.di depan para tamu undangan, turut hadir pula di acara ini kepala Dinas Pariwisata Kota Serang H. Ubaidillah, acarainimembahas tentang Rencana pemanfaatan ruang kawasan pariwisata dan redaksi yang berada di wilayah Kota Serang
Pada akhir acara tepat jam 12.15 rencana penutupan akan di laksanakan oleh Wakil Wali Kota Serang namun beliau berhalangan hadir di karenakan tugas lain akhirnya acara di tutup langsung Kepala Dinas Pariwisata Kota Serang H.Ubaidillah sebelum meneutup acara beliau berpesan kepada para peserta agar melaksanakan apa – apa yang telah di bahas dan dapat membantu Pemerintah dalam menjaga dan aktif di kegiatan kepariwisataan beliaupun merasa bangga pemerintah sebagai Regulator dan Fasilitator dapat melaksanakan acara dengan lancar karena bagaimanapun acara tidak akan bisa dilaksanakan tanpa kerjasama yang baik antara pelaksana dan tamu undangan yang hadir saat itu. Pesan kepala Dinas juga kepada para peserta agar menyampaikan kepada masyarakat lain supaya para pengusaha kecil maupun besar yang berada di Kota Serang supaya berupaya membantu pemerintah Kota Serang bersama2 maju untuk mensejahterakan masyarakat.'' jelasnya

RAPAT KOORDINASI FORUM KOORDINASI PENDIDIKAN UNTUK SEMUA DI PROVINSI BANTEN TAHUN 2010


laporan ; Hidayat / Iroh
FORUM Koordimasi Pendidikan untuk semua [PUS ] Educasion for of all yang dilaksanakan di Hotel Abadi pada 22 – 06 /2010 oleh Badan perencanaan Daerah Provinsi Banten merupakan salah satu Program yang harus dilaksanakan demi untuk kemajuan pendidikan di Provinsi Banten. Hal ini merupakan komitmen internasional seluruh anggota PBB ( UNESCO ) dalam memberikan pelayanan pendidikan untuk semua. Kerangka aksi pendidikan untuk semua di sepakati di dakar, senegal pada tahun 2000. komitmen ini kelanjutan dari kesepakatan sebelum di jomtien, thailand pada tahun 1990 dan di aman, jordania pada tahun 1996.Pemerintah Indonesia telah megikatkan diri dengan komitmen kerangka aksi Dakar tsb dengan menargetkan 6 komponen pendidikan yang harus dicapai pada tahun 2015 sbb;
1.Memperluas dan memperbaiki keseluruhan perawatan dan pendidikan anak usis dini
2.Menjamin menjelang 2015 semua anak khususya anak perempuan yang termasuk minoritas mempunyai akses dan harus menyelesaikan pendidikan dasar yg bebas dan wajib dengan kualitas baik.
3.Menjamin kebutuha belajar terpenuhi dengan program2 belajar dan kecakapan hidup ( SKILL LIFE )
4.Mencapai perbaikan 50% pada tingkat keniraksaraan orang dewasa menjelang tahun 2015.
5.Menghapus disparitas gender dalam pendidikan dasar dan menengah menjelang thn 2005 dan mencapai persamaan gender dalam pendidikan menjelang tahun 2015.
6.Memperbaiki semua aspek kualitas pendidikan dan menjamin keunggulanya, sehingga hasil belajar di akui dan terukur dalam keaksaraan angka dan kecakapan hidup (skill life ).

Dalam acara ini dihadiri langsung Sekertaris Dindik Provinsi Banten Marwa dan para undangan yang hadir sebanyak 40 orang peserta. Marwa mengatakan '' tugas dan fungsi forum adalah melakukan koordinasi dengan instansi terkait mengenai pelaklsanaan gerakan pendidikan untuk semua ( PUS ), serta menyusun dan menyampaikan laporan secara periodik perkembangan pendidikan utnuk semua kepada Forum Koordinasi Provinsi maupun Nasional..... jelasnya.

Entri Populer 2013