Jumat, 05 Juli 2013

“SEKDA BANTEN IKUTI RAKOR PARA SEKDA PROVINSI SE-INDONESIA MEMBAHAS BLSM”

LAPORAN : DYT 3 Juli 2013– Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten didampingi Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten-Nandy Mulya mengikuti rapat koordinasi (rakor) para sekda provinsi se-Indonesia membahas teknis penyaluran Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia (RI)-Gamawan Fauzi di Lt.III Gedung Kementrian Dalam Negeri Indonesia (Kemendagri), Jakarta, Rabu (3/7). Mendagri secara singkat dalam arahannya menyampaikan” bahwa agenda rakor ini sangat penting dan dirancang untuk berbagi beban dengan daerah di level provinsi atas dampak penyaluran kebijakan BLSM atas kompensasi penyesuaian harga BBM.Dampak penyaluran BLSM ini supaya menjadi beban kita bersama terutama pengalokasian dana bagi rakyat di daerah jangan hanya dari dana APBN apabila penduduk miskin yang seharusnya mendapat BLSM tidak teralokasikan dari dana APBN”Mendagri berjanji apabila kemudian diperlukan semacam acuan atau regulasi peraturan bagi payung hukum pengalokasian dana APBD untuk mengatur dana BLSM, Kemendagri akan mendukungnya melalui peraturan perundangan.Mendagri melalui rakor tersebut menginginkan agar daerah memeriksa kembali bersama-sama untuk menyatukan data pusat dan daerah, mulai dari desa sampai pusat. Ia menginginkan agar data tersebut lebih akurat agar para Sekda mengkoordinasikan kembali melalui musyawarah desa dan kecamatan. Selanjutnya data-data itu dapat divalidasi satu kartu untuk semuanya sehingga memudahkan penyaluran termasuk juga memudahkan penyaluran bantuan sosial raskin, bantuan pendidikan dan lain sebagainya untuk kemudian segera direkap datanya dan diselesaikan oleh PT Pos Indonesia” pinta Mendagri. Senada dengan Mendagri, Ditjen Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kemendagri-Tarmizi Karim secara teknis menjelaskan bahkan rakor ini digelar untuk mencari solusi bersama-sama atas kekurangan anggaran alokasi BLSM dan permasalahan dampak-dampaknya di daerah.Ia menyampaikan bahwa dalam penyaluran BLSM ini terdapat kewajiban daerah dalam teknis penyaluran maupun menambah kekurangan alokasi dana bagi rakyat miskin yang membutuhkan.Rakor ini dihadiri pula Direktur PT Pos Indonesia dan Ses Tim Nasional Percepatan Penanggulanagn Kemiskinan (TN PPK) Kementrian Sosial RI, selain membahas teknis penyaluran BLSM, rakor ini juga membahas penanganan dampak kabut asap akibat kebakaran lahan hutan di beberapa daerah di Indonesia.

IKLAN RAMADHAN 1434 H. SDA PROVINSI BANTEN

LAPORAN : DAYAT

IKLAN RAMADHAN 1434 H.DPPKD PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; DAYAT

IKLAN RAMADHAN 1434 H.DISDIK PROVINSI BANTEN

LAPORAN : DAYAT

“Operasi penertiban spaduk ilegal”

laporan : dayat Serang 2 Juli 2013=Di sepanjang jalan mulai dari ciceri sampai alun-alun spanduk ilegal itu di turunkan dan di bawa ke dalam mobil petugas Pol PP. Salah satu petugas yang tidak mau namanya di publikasikan mengatakan bahwa operasi ini sering di lakukan. Banyak sekali spanduk-spanduk yang kadaluarsa bahkan tidak sedikit yang pemasangannya tidak memiliki izin ke DinasPendapatanDaerah (Dispenda) serang. Selain mengganggu keindahan kota serang,spanduk tak berizin itu merugikan pemerintah, karena pendapatan pajak dari sektor itu berkurang. Selama ini sanksi terhadap pemasang spanduk ilegal ini hanya sebatas penurunan saja,sehingga terkesan tidak jera ungkap petugas.

Rabu, 26 Juni 2013

DISHUB PROVINSI BANTEN KIRIMKAN 4 ORANG UTUSAN PENGUJI KENDARAAN BERMOTOR TELADAN ( PKBT ) KE TINGKAT NASIONAL

Laporan: DYT / CHUMAIROH Dishub Provinsi Banten Bidang DALOP adakan kegiatan pemilihan Penguji Kendaraan Bermotor Teladan ( PKBT ) pada 26 Juni 2013 bertempat di Hotel Abadi Serang,acara ini bertema " Dengan disiplin dan profesionalisme kita ciptakan penguji kendaraan bermotor yang tertib aturan sesuai persyaratan teknis dan Laik jalan ". Kegiatan dibuka Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten H.Opar Didepan seluruh peserta yang hadir sebanyak 24 orang terdiri dari masing - masing 2/3 orang perwakilan Dishub Kab/Kota se- Provinsi Banten. Pada kegiatan ini sebagai pemberi materi / nara sumber 4 orang 1.Kadishub Provinsi Banten H. Opar 2. H. Asep Yuyun ( Dishub Kota Tanggerang 3. Wawan ( Dishub Pandeglang ) 4. Syaeful Bahri dari Kementrian Dishub Pusat yang memaparkan tentang " Perundang - undangan PKBT. Para Nara sumber ini di undang untuk memberikan pelatihan dan pengetahuan tentang PKBT kepada peserta yang hadir agar dalam pelaksanaan tugasnya lebih memahami sesuai aturan persyaratan Laik jalan. Ditemui Pelaksana / Panitia dari Dishub Banten Basar Kasori mengatakan," Kegiatan ini dilaksanakan selain memberikan pelatihan kepada para PKBT untuk lebih memahami tugasnya bagaimana menentukan kendaraan bermotor yang Laik jalan sesuai aturan persyaratan dan perundang - undangan juga ada yang lebih penting yaitu memilih dan menentukan 4 orang PKBT Provinsi Banten untuk Mewakili PKBT ketingkat Nasional dan alhamdulillah Dishub Provinsi Banten telah menentukan pilihan atas nama 1.Sutrisno dari Dishub Kab. Serang 2. Bagus dari Tangsel 3.Heri dari Lebak 4. Krido dari Cilegon mereka semuanya diambil dari Dishub Bidang Darat karena memang untuk PKBT adanya di Bidang Darat. Dengan demikian 4 orang ini akan dikirim untuk mewakili PKBT di tinkat nasional yang rencananya akan mengikuti PKBT pada 11 september mendatang di Jakarta pusat, namun yang terpenting proses kegiatan ini para PKBT selain dapat menentukan kendaraan bermotor yang Laik jalan sesuai perundang - undangan atau peraturan juga diharapkan kedepan dapat memastikan kelengkapan alat - alat kendaraan bermotor serta mewujudkan mengurangi resiko kecelakaan dll,,,,,,,ucap Basar Kasori penuh harap. “IKLAN HANI DPPKD PROVINSI BANTEN”

Minggu, 23 Juni 2013

IKLAN UCAPAN HANI DISDIK PROVINSI BANTEN

Lap : dyt

25 STAND DINAS PERTANIAN KOTA SERANG TURUT SERTA DALAM FAIR PEMBANGUNAN SEKALIGUS MENYAMBUT HUT KOTA SERANG

Laporan : DYT / IROH Pameran Fair Pembangunan Kota Serang yang di selenggarakan di Alun - Alun Barat Kota Serang berlangsung dari 18 s/d 23 Juni 2013, di ikuti sebanyak 80 stand terdiri dari seluruh SKPD dan Kecamatan yang turut andil di Fair 2013 ini, 55 stand di tenggarai oleh DINAS PERDAGANGAN DAN PERINDUSTRIAN Kota Serang, sementara 25 Stand Khusus di tampilakn Oleh Dinas Pertanian skaligus dalam rangka menyambut Hari Krida ke 41 pertanian se - Indonesia. Kegiatan ini di buka oleh Asda 1 Pemkot Serang H. MAHFUD ( plh Sekot Serang ,turut hadir di acara ini NY.Hj. Vera Jaman, seluruh kepala Dinas / Badan, seluruh Camat dari 6 Kec. Sekota Serang para pengusaha, BNI, BRI, BJB dan pendukung lainya serta Muspika dan Muspida Kota Serang. Di kesempatan ini Kepala Dinas Peranian Kota Serang H. EDINATA dalam membacakan sambutanya dari KEMENTAN untuk menyambut hari Krida Pertanian Ke - 41 antara lain menyebutkan," Tepat pada tgl 21 Juni pertanian masyarakat seluruh Indonesia memperingati hari Krida Pertanian ke - 41 2013,Peringatn in bukan hanya sekedar kita lakukan dengan serangkaian acara, tetapi kita harus memahami makna dan arti penting " Krida Pertanian " sebagaimana telah dibacakan arti penting hari krida pertanian adalah hari bersyukur, hari berbangga hati dan sekaligus mawasdiri, Instrospeksi atas dharma Bhakti kitabersama masyarakat pertanian kepada bangsa dan Negara. Refleksi arti peringatan ini adalah sebagai insan pertanian harus mampu menjawab pertanyaan" apa yang telah kita berikan, apa yang kita dedikasikan, kita dharma bhaktikan bagi kemajuan pertanian indonesia'.Sebagaimana di ketahui bahwa sektor pertanian sangat penting dan mempunyai peranan strategis terutama sebagai penyedia pangan bagi rakyat indonesia,berkontribusi nyata dalam penyediaan bahan baku industry, bio energi, penyerapan tenaga kerja sumber devisa negara, sumber pendapatan rakyat dan pelestarian lingkungan. dengan segala keterbatasan yang kita miliki,sampai hari ini akanterus kita pertahankan masyarakat petani dan kita masih mampu menyediakan pangan bagi seluruh rakyat indonesia.Komitmen pemerintah telah di tetapkan melalui direktive Presiden RI bahwa untuk pangan tidak hanya harus cukup tetapi ditargetkan surplus 10 juta ton beras pada 2014 selain itu, kita berkomitmen pada 2014 nantinya tidak hanya mampu meningkatkan swa sembada beras, tetapi juga menargetkantercapainya swa sembada jagung, kedelai, gula dan swa sembada daging. Sudah barang tentu upaya ini memerlukan kerja keras tidak cukup dengan cara kerja biasa, dalam memperingati Hari Krida pertanian kali ini saya kembali ingin menekankan bahwa dalam memaknai hari krida pertanian, kita harus perkuat komitmen kita untuk mencapai 4 target untuk pembangunan pertanian.ke 4 target sukses tsb adalah" swasembada dan swasembada berkelanjutan, peningkatan di fersifikasi pangan, peningkatan nilai tambah, daya saing eksport, dan peningkatan kesejahtraan petani. Dalam upaya mencapai target tsb kita di harapkan pada tantangan perubahan iklim global yang sedang terjadi saat ini,kita harus memiliki sterategi yang tepat untuk itu, kementrian pertanian telah menetapkan kebijakan oprasional antisipasi perubahan iklim antara lain, mengembangkan parietas - parietas yang tahan kekeringan maupun varietas yang tahan genangan,serta menyebarluaskan kalender tanam sesuai iklim setempat,,,,,,,,itulah sekelumit penjelasan Kepala Dinas Pertanian Kota Serang H. Edinata singkat. Disisi lain ditemui Kasi Bina Usaha Pertanian Kota Serang MIA HUKMIAH mengatakan, " dari 25 stand yang mengikuti fair pembangunan Kota serang sekaligus dalam menyambut Hut Kota Serang hampir seluruh bidang pertanian seperti Bid. 1.Pertanian 2.Bid. Perkebunan dan Kehutanan 3. Peternakan 4. Kelautan dan Perikanan semua ikut ambil bagian di fair ini begitu juga dari hasil kerajinan dan olahan dari bahan baku yang di hasilkan oleh seluruh bidang tadi semua para usahawanya mengenalkan dan memamerkan hasil yang dapat di jual untuk meningkatkan perekonomian dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sebagai jaminan peningkatan perekonomian perkapita ke depan,,,,jelas MIA HUKMIA singkat.

IPSI PROVINSI BANTEN ADAKAN PELATIHAN BAGI PELATIH IPSI KAB / KOTA

Laporan : Dyt / Iroh Bertempat di Ged. Korpri Kota Serang pada 13 s/ d 15 Juni 2013, IPSI Prov. Banten mengadakan pelatihan bagi para pelatih IPSI Kab. / Kota yang ada se Provinsi Banten di hadiri lebih dari 35 orang terdiri dari para perwakilan masing - masing pengcab 3 - 4 orang. Acara ini di buka langsung oleh ketua IPSI Provinsi Banten H. Jayeng Rana didepan seluruh peserta yang hadir saat itu,untuk memberikan pelatihan pelatih ini IPSI Provinsi Banten menghadirkan para nara sumber antara lain 1.Dari PBIPSI Daeng Sihaludin 2. Dari UNJ 3. Univ. Taruna Negara Amran CS 4.Dari Pengprov IPSI. Ditemui Panitia Pelaksana dengan penuh ke akraban ny.Tati menerangkan," Dengan diadakanya pelatihan untuk para pelatih saat ini di harapkan IPSI akan lebih berprestasi da meningkatkan kedisiplinanya apalagi dengan adanya surat gubernur yang sudah memberikan suport melalui Pengcab IPSI yang ada di kab/kota agar lebih meningkatkan prestasi baik di tingkat kab/kota juga provinsi bahkan di tingkat nasional dan internasional, dengan berpesan agar IPSI dapat mendidik putra dan putrinya di daerah untuk menunjang kemajuan olah raga dalam hal ini khusunya pencak silat, seperti yang telah di perlihatkan oleh Rudi Hartono & Dewi yang berhasil memenangkan medali perak pada PON XVIII DI Riau beberapa waktu lalu semoga hal ini dapat lebih berhasil lagi kedepan,,,jelas Ny. Tati singkat,,,, di lanjut,,untuk para pelatih juga telah di berikan bagaimana agar para atlit IPSI lebih kuat dimana di berikan ilmu tentang GIZI, Mesait / Urut, fasilitaas olah raga, dll. IPSI adalah satu lembaga yang independen dimana dalam percaturan politik dalam menghadapi pilkada / pilpres tidak mengharuskan anggota turut dalam satu partai/ Caleg, tetapi IPSI memberikan kebebasan terhadap anggotanya untuk menentukan pilihan atau lainya hal ini asal tidak membawa nama lembaga,,,jelas Ny. Tati singkat

Entri Populer 2013