Jumat, 04 Oktober 2013

WAKIL GUBERNUR BANTEN H.RANO KARNO RESMIKAN KANTOR RRI BANTEN

LAPORAN : DYT Serang 4/10-2013–Wakil Gubernur Banten-H. Rano Karno,Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)-Roy Suryo,secara resmi melakukan grand launching Radio Republik Indonesia (RRI) Banten di Jalan Tubagus Akhmad Khatib no.47 Benggala, Kota Serang. Hadir menyaksikan grand launching tersebut di antarannya Direktur Utama (Dirut) RRI-Rosarita Niken Widiastuti, Kepala Stasiun RRI Jakarta sekaligus Pembina RRI Banten-Ersna Prahesti dan sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten. Dalam sambutannya Menpora menyambut baik dengan hadirnya RRI di wilayah Banten. “Saya bermimpi bahwa Banten di masa mendatang akan memiliki radio sendiri. Alhamdulillah pada hari ini RRI hadir di Banten,Menpora juga menjelaskan bahwa kehadiran RRI Banten diharapakn bisa menjadi media yang mampu menjadi media informasi menyeluruh bagi masyarakat Banten.“Kita tahu bersama bahwa sejak di era reformasi ini banyak sekali media hadir di Indonesia tidak terkecuali di Banten. Contohnya media televisi, koran, radio, sampai media online yang sudah bisa kita baca hanya melalui tangan kita. Tapi kehadiran RRI diharapkan mampu juga menyediakan hiburan dan menyajikan pendidikan bagi masyarakat Banten” terang Menpora. Sementara itu Wagub H.Rano Karno mengaku bangga dengan hadirnya RRI di bumi Banten. “Saya bisa dikatakan orang yang fanatik terhadap media. Karena itu keberadaan RRI sebabgai media audio diharapkan mampu menyiarkan pengembangan kesenian dan kebudayaan di daerah,Kehadiran RRI Banten ke depan diharapkan mampu mengembangkan siaran lebih luas di Banten. “Terutama di wialayah perbatasan Banten sepertinya perlu dukungan dari media untuk mengembangkan potensi wisata maupun ekonomi di daerah tersebut” Jelas Wagub Dirut RRI menjelaskan bahwa dengan diresmikannya RRI di Banten, diharapkan mampu menghibur dan menjadi sarana pembelajaran bagi warga Banten.“Kami selaku manajemen berkeinginan mendirikan radio di Banten. Tapi dalam 2 tahun terakhir ini keinginan tersebut bisa terwujud” tandas Dirut RRI. Dalam kegiatan grand launching RRI Banten, digelar pula lomba mewarnai yang diikuti sebanyak 1.000 anak dari berbagai sekolah di Kota Serang. Launching RRI juga digelar untuk menyemarakkan rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-13 tahun Provinsi Banten.

WAKIL GUBERNU H.RANO KARNO MEMIMPIN RAPAT PARIPURNA ISTIMEWA PERINGATAN HARI JADI PROVINSI BANTEN KE-13 DI GEDUNG DPRD PROVINSI BANTEN

LAPORAN : DYT Serang Banten 4/10-2013–Memasuki usia yang ke-13 tahun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yakin dan optimis dalam beberapa tahun ke depan bisa mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, mengingat sinergitas pemerintah daerah dengan pemerintah pusat saat ini telah dijalankan dengan baik. Demikian hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Banten-H.Rano Karno saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi ke-13 Provinsi Banten di Gedung DPRD Provinsi Banten,Jumat (4/10). Di antara alasan yang menjadi keyakinan Pemerintah Provinsi Banten tersebut adalah dengan telah ditetapkannya Provinsi Banten sebagai salah satu wilayah yang masuk masterplan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia (MP3EI) sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 32 tahun 2011. “Ke depan, saya yakin Banten akan mengalami kemajuan dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, karena kerja keras yang dilakukan oleh pemerintah daerah telah disinergikan dengan program nasional yaitu masterplan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia (MP3EI) sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 32 tahun 2011”Wilayah Banten dalam MP3EI berada pada 2 koridor ekonomi yaitu koridor ekonomi Jawa sebagai pendorong industri dan jasa nasional, dan koridor ekonomi Sumatera sebagai sentra produksi dan pengolahan hasil bumi dan lumbung energi nasional yang akan dihubungkan dengan Jembatan Selat Sunda (JSS).Program MP3EI yang telah dilaksanakan pemerintah di Provinsi Banten antara lain pengembangan pabrik besi baja PT.Krakatau Posco di Kota Cilegon, pembangunan Pabrik Semen Merah Putih di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung di Kabupaten Pandeglang sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 26 tahun 2012, penetapan pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda (KSISS) termasuk Jembatan Selat Sunda sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 86 tahun 2011, pembangunan Waduk Karian di Kabupaten Lebak, rencana pembangunan Waduk Sindang Heula, rencana pembangunan Bandara Panimbang, dan sejumlah rencana pembangunan proyek strategis lainnya.Kendati mengklaim telah mengambil sejumlah langkah strategis guna percepatan pembangunan dan ekonomi di Banten, Pemerintah Provinsi Banten juga menyadari sepenuhnya belum dapat memenuhi harapan semua masyarakat. “Kami menyadari, di samping berbagai keberhasilan dan kemajuan pembangunan, tentunya masih belum sepenuhnya dapat memenuhi harapan semua masyarakat, memang masih terdapat hal-hal yang perlu disempurnakan, baik dari sisi regulasi, reformasi birokrasi, kebijakan, program maupun kegiatan. Namun kami yakin dengan semangat kebersamaan semua itu akan dapat diselesaikan secara bertahap” jelas Wagub kembali. Sidang Paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi ke-13 Provinsi Banten tampak dihadiri berbagai elemen masyarakat. Di akhir sesi Sidang Paripurna, Wagub diberi kesempatan melakukan pemotongan tumpeng yang kemudian diberikan kepada sejumlah tokoh masyarakat dan atlet berprestasi yang disaksikan seluruh tamu undangan.

WAKIL GUBERNUR BANTEN RESMIKAN RSUD BANTEN

LAPORAN : DYT Serang 3/10-2013,Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten merupakan salah satu bentuk keseriusan Pemerintah Provinsi Banten untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Banten dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu dan terjangkau sesuai yang diamanatkan Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Demikian Wakil Gubernur (Wagub) Banten-H.Rano Karno menyampaikan saat memberikan sambutan pada peresmian RSUD Banten yang terletak di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang, Kamis (3/10). Saat ini di wilayah Provinsi Banten terdapat 76 Rumah Sakit (RS), terdiri dari 9 RS pemerintah, 1 RS vertikal, 2 RS TNI/Polri dan 64 RS swata. Sedangkan jumlah puskesmas yang ada di Provinsi Banten saat ini juga telah mencapai 231 puskesmas. Puskesmas tersebut terdiri dari 135 puskesmas non perawatan dan 78 puskesmas dengan tempat perawatan, sedangkan jumlah puskesmas pembantu (pustu) di Banten sudah terdapat 261 pustu. Wagub berharap RSUD Banten senantiasa berupaya meningkatkan kualitas pelayanan melalui berbagai inovasi sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan, terutama terhadap pelayanan spesialistik dan sub-spesialistik sehingga dapat melayani kasus-kasus yang selama ini belum bisa ditangani di Provinsi Banten.“Saya percaya, dengan upaya yang sungguh-sungguh, maka peran, manfaat dan eksistensi RSUD Banten benar-benar akan dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Saya juga berpesan kepada manajemen RSUD Banten agar segera mempersiapkan diri dan melengkapi berbagai persyaratan, sehingga RSUD Banten dalam jangka waktu kurang dari dua tahun pengelolaanya dapat dilakukan sebagai Badan Layanan Umum Daerah sesuai amanat Undang-Undang Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit” Kepada para dokter, tenaga kesehatan, serta pegawai Banten, Wagub berpesan agar dalam menjalankan tugasnya harus dilandasi oleh nilai-nilai intelektual, etika dan moral serta tanggung jawab terhadap profesi yang diembannya. “Saya berharap seluruh petugas rumah sakit, baik dokter, perawat maupun tenaga kesehatan lainnya terus termotivasi dan bersemangat dalam menjalankan tugasnya serta mampu menciptakan budaya kerja yang baik” ujar Wagub. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten-Jaja Budi Suhardja dalam laporannya menyampaikan bahwa pada saat ini RSUD Banten telah memiliki dua gedung utama yaitu Gedung A yang terdiri dari 3 lantai dan Gedung B yang terdiri dari 4 lantai yang dipergunakan untuk pelayanan kesehatan dan perkantoran. Sementara gedung lainnya adalah gedung instalasi gizi, kantin karyawan, gedung instalasi laundry, gedung instalasi farmasi, workshop, gedung instalasi pengelolaan air limbah, gedung instalasi jenazah dan masjid. Gedung-gedung tersebut telah dilengkapi dengan peralatan yang memadai.Pelayanan kesehatan untuk masyarakat terdiri dari pelayanan rawat jalan meliputi poli umum dan 16 jenis pelayanan poli spesialistik yaitu poli penyakit dalam, poli anak, poli kebidanan dan penyakit kandungan, poli bedah, poli jantung dan pembuluh darah, poli paru, poli andrologi, poli gigi dan mulut, poli THT, poli mata, poli kulit dan kelamin, poli penyakit syaraf, poli penyakit jiwa, poli psikologi, poli rehabilitas medik dan poli pelayanan gizi,Untuk pelayanan lainnya RSUD Banten menyediakan pelayanan rawat inap dengan kapasitas 224 tempat tidur dan terdapat pelayanan ICU, NICU, PICU, IGD serta instalasi penunjang seperti laboratorium, radiologi dan kedokteran Forensik serta instalasi bedah sentral. Pada saat ini RSUD Banten telah memiliki tenaga 43 Dokter Spesialis, 31 Dokter Umum, 6 Dokter Gigi dan tenaga pendukung lainya.Jelas Kepala dinas kesehatah…

Rabu, 02 Oktober 2013

KADIN BANTEN ANTISIPASI PERDAGANG BEBAS DENGAN MEMBENTUK ‘BKSP’

LAPORAN : DYT Serang 2 October 2013 Kesepakatan Indonesia dalam meratifikasi World Trade Organization (WTO) tahun 1994 telah menjadi keharusan untuk menyiapkan segala sesuatu sebagai konsekuensi internasional di seluruh lini, yang bersentuhan dengan hal tersebut Satu di antaranya adalah percepatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Hal ini tidak bisa ditawar lagi, seluruh elemen bangsa saat ini berada dalam rentang waktu yang bergulat dengan kesempatan dan tantangan yang bernama globalisasi dan pasar bebas, dan menjadi keniscayaan bagi seluruh warga Indonesia untuk siap menghadapi Asean Economic Community 2015.Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum (WKU) Kadin Banten Bidang Perizinan dan Sertifikasi Ir. Soelarmo, Dipl.HE, Selasa (1/10/2013). “Konsekuensinya, akan terjadi aliran perdagangan dan jasa serta pekerja lintas batas. Para pencari kerja di ASEAN akan bersaing tidak lagi dengan sesama warga negara, tetapi dengan negara lain di ASEAN, Ia berpendapat, ketertinggalan Indonesia dalam menyongsong SDM 2015 – 2020 (ASEAN/Global) yang berkualitas, saat ini berimbas pada rendahnya kualitas SDM dibanding dengan negara – negara lain. “Waktu yang pendek untuk mengejar ketertinggalan menghadapi globalisasi (khususnya APEC 2015),” ungkapny ‘’ Untuk menyusul ketertinggalan menghadapi globalisasi, pemerintah Indonesia membentuk Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). BNSP sebagai pemegang otoritas dalam standarisasi dan sertifikasi, kurang sebanding dengan wilayah yang harus ditangani. Dengan demikian, perlu dibentuk Badan Koordinasi Sertifikasi (BKSP). BKSP sebagai kepanjangan tangan dari BNSP untuk mengoordinasikan di masing-masing provinsi karena infrastruktur kompetensi belum merata di semua provinsi sehingga perlu terobosan percepatan standarisasi dan sertifikasi.Kehadiran BKSP pada hakikatnya membantu pemerintah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur kompetensi SDM industri. Kesiapan ini termasuk pada dukungan pelaksanaan sistem link and match. “Banten sebagai provinsi baru telah mempersiapkan diri dengan membentuk BKSP berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor 19 Tahun 2013, “ jelas Soelarmo. Susunan BKSP Banten yaitu sebagai berikut: Ketua : Ir. Soelarmo, Dipl. HE Wakil Ketua : 1. Hj. Tita Rusdinar, S.E; 2. Ir. Eten Hilman Hartono, MM 3. Rinton M. Simarmata, SH. Sekretaris : 1. Trijani Moedjiherwati, Dra., M.Kes 2. Malati Puspa Endah, A.Md.Keb Bendahara : 1. Pranoto Rahardjo, S.Sos; 2. Tb. Rudy Adryansah Komisi Identifikasi Kebutuhan Industri : Ir. Raden H. Deden Syaiful Achyar, M.Sc Komisi Sosialisasi Program Sertifikasi : Ir. Taufikurohman, MT Komisi Evaluasi Pelaksanaan Sertifikasi : Ir. Hj. Egi Djanuiswati, M.Sc Komisi Pemberdayaan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan dan Tempat Uji Kompetensi : H. Sumantri, SH Dengan terbentuknya BKSP Banten ini diharapkan dapat menjembatani pengembangan SDM sesuai: (a) UU No. 1/1987 Tentang KADIN, (b) UU No. 13/2003 tentang ketenagakerjaan (c) UU No. 20/2003 tentang Sisdiknas, (d) UU yang lain tentang SDM.Soelarmo menyatakan, BKSP Banten juga menjembatani BNSP dengan stakeholders di Banten dalam sosialisasi dan percepatan proses sertifikasi kompetensi dengan prosedur yang benar. Pun diharapkan dengan segera melahirkan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) sesuai potensi yang ada di Provinsi Banten. PEMBINAAN PERUSAHAAN ASURANSI Pada Rabu, 25 September 2013 lalu, WKU Kadin Banten Bidang Asuransi dan Appraisal H. M. Suminta Idris, SH, SE mengadakan pertemuan dengan pengurus Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Provinsi Banten dan Forum Komunikasi Industri Asuransi (FKIA) Provinsi Banten di Kantor Kadin Banten. Dari AAUI dan FKIA antara lain Purwantono, Bahrudin, dan lainnya. Sementara WKU Kadin Banten Bidang Asuransi dan Appraisal H. M. Suminta Idris, SH, SE didampingi sejumlah Komite, antara lain Drs. H. Apip Iwan Gempawan, H. Amin Telanaipura, H. Aep Syaefudin MS, SE, Ir. Pung S.Zulkarnain,M.Ec.Dev.MAPPI, dan H. Mufti Kamil, SE. Pertemuan tersebut membahas rencana kerjasama antara Kadin Banten dengan AAUI dan FKIA Provinsi Banten. “Dalam waktu dekat Kadin Banten akan kerja sama dengan AAUI dan FKIA,” ungkap Suminta, Selasa (1/10/2013). Kerja sama itu, lanjut beliau, merupakan bagian dari program pembinaan Kadin Banten Bidang Asuransi dan Appraisal terhadap perusahaan-perusahaan asuransi yang ada di Banten. “Perusahaan asuransi nanti menjadi anggota Kadin. Kemudian perusahaan asuransi membantu dan mempermudah dalam urusan penerbitan jaminan-jaminan pekerjaan para pengusaha di Banten,” ungkap Suminta. (ADV)

Selasa, 01 Oktober 2013

Kabupaten Bisa Laksanakan Kurikulum 2013 Secara Mandiri dengan Catatan

LAPORAN : DYT Jakarta ( 27/9-2013 ) Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Pendidikan (Wamendik) Musliar Kasim, menyampaikan dua materi di luar ujian nasional pada penutupan konvensi UN, Jumat Kedua materi tersebut adalah kurikulum 2013 dan bantuan siswa miskin (BSM). Tentang kurikulum 2013 Musliar mengatakan, Kemdikbud membuka kesempatan kepada kabupaten/kota yang ingin melaksanakan kurikulum 2013 secara mandiri. Hal tersebut dikemukakan Musliar menanggapi banyaknya surat yang masuk ke kementerian dari kabupaten yang ingin melaksanakan kurikulum 2013 secara mandiri. “Yang ingin melaksanakan mandiri silahkan saja, tapi kami beri catatan di situ, kabupaten boleh melaksanakan mandiri asal tidak membebani orang tua,Saat ini terdapat 6.326 sekolah sasaran yang melaksanakan kurikulum 2013 dengan biaya dari pemerintah pusat. Guru-guru di sekolah-sekolah tersebut telah dilatih oleh instruktur nasional sebelum tahun pelajaran dimulai. Untuk itu bagi kabupaten yang ingin menerapkan kurikulum 2013 secara mandiri, guru-gurunya harus dilatih dari pelatih atau instruktur yang telah disiapkan. “Untuk buku dan pelatihan guru harus disediakan dari APBD kabupaten, tapi instruktur atau pelaksananya atau pelatihnya mesti pelatih yang sudah disiapkan, baik dari narsum atau instruktur nasional yang sudah ada,Sedangkan untuk BSM, Wamendik menghimbau kepada seluruh peserta konvensi UN yang terdiri dari pegiat di dunia pendidikan agar ikut menyosialisasikan BSM kepada masyarakat. Karena hingga 17 September, penyerapan dana BSM baru 21 persen. “Kita di Kemdikbud dan Kemenag mendapat alokasi BSM ini 16,5 juta anak. Hanya saja amat disayangkan daya serapnya sangat rendah,” kata Musliar. Pola penyaluran BSM tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Jika tahun sebelumnya pendataan penerima BSM dilakukan oleh kepala sekolah untuk kemudian diteruskan ke dinas pendidikan di kabupaten dan pusat, maka tahun ini pemberian BSM dilakukan langsung kepada orang tua yang memiliki kartu penjaminan sosial (KPS). “Orang tua harus mendaftarkan anaknya kemana dia sekolah, apa di SD, SMP, atau SMA, dibawa KPS nya,” ujar mantan rektor Universitas Andalas ini Dari dana yang disiapkan Rp 7 triliun untuk BSM, baru lebih kurang Rp 2 triliun yang terserap. Padahal, jika BSM ini dapat tersalurkan dengan baik akan sangat membantu keluarga yang kurang mampu untuk menyekolahkan anaknya, dan meningkatkan angka partisipasi kasar siswa yang bersekolah. “Karena APK saat ini terutama SMA masih rendah, 78 persen, (BSM) ini diharapkan dapat membantu mereka menyekolahkan anaknya ke sekolah yang mereka inginkan,” pungkasnya.

Banten Miliki Sebanyak 425.333,13 Hektar Lahan Sumber Daya Alam Hutbun

LAPORAN : DYT Serang ( 27-9/2013 ) Sumber Daya Alam (SDA) Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) di Banten mencapai 425.333,13 hektar, dengan rincian luas hutan 08.161,27 hektar dan luas kebun 217.171,86 hektar. Hal itu perlu dimanfaatkan dengan baik dan benar, guna meningkatkan perekonomian masyarakat. Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Provinsi Banten, M. Yanuar mengatakan, SDA Hutbun perlu dimanfaatkan secara baik dan benar, tentunya dengan memfokuskan pembangunan terhadap rehabilitasi dan konservasi, peningkatan produksi, produktivitas dan nilai tambah serta pemberdayaan masyarakat dan kelembagaan. “Selain itu juga perlu dilakukannya kombinasi sinergis, antara pembangunan sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya sosial, dan sumber daya buatan. Keseluruhannya ditujukan untuk kelestarian fungsi dan manfaat hutan serta kebun dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat,Untuk itu Saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, terus menyiapkan berbagai bibit dan benih unggl yang bersertifikat melalui Balai Perbenihan Tanaman Kehutan dan Perkebunan (BPTKP) Provinsi Banten.Dengan begitu, diharapkan dapat meningkatkan produksi perkebunan dan kehutanan di Banten, Langkah tersebut merupakan salah satu bagian dari program revitalisasi perkebunan, dan program satu milyar pohon yang tengah digagas pemerintah pusat.Sejak tahun 2008 hingga 2013, BPTKP telah menyalurkan tidak kurang 750.000 bibit tanaman kehutanan maupun tanaman perkebunan ke seluruh wilayah Provinsi Banten,. Diungkapkan Yanuar, BPTKP Banten saat ini telah dilengkapi fasilitas laboratorium kultur jaringan. Sehingga sistem persemaian permanen, dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan perbenihan dan pembibitan.BPTKP juga telah menjalin kerja sama dengan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dalam pengembangan perbenihan dan pemanfaatan sebagai tempat penelitian bagi mahasiswa bidang studi perkebunan dan kehutanan,” ujarnya. masih kata Yanuar. Hal itu perlu ditunjang dengan adanya peran bidang perbenihan tanaman, dalam menentukan keberhasilan kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan serta hutan tanaman. Terutama penyediaan benih dan bibit secara tepat, yaitu tepat jenis, tepat lokasi, tepat jumlah, tepat mutu, tepat harga, dan tepat waktu. Penggunaan benih dan bibit yang tepat diiringi penerapan budidaya dan menejemen yang baik dapat meningkatkan hasil penanaman,” ungkapnya. …….

IKLAN UCAPAN WAFAT KETUA KONI PROVINSI BANTEN DISDIK PROVINSI BANTEN

Lporan;dyt

IKLAN UCAPAN HARI KESAKTIAN PANCASILA DISDIK PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; DYT

Kemdikbud Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

LAPORAN : DYT Pancasila bagi bangsa Indonesia, bukan hanya sebagai dasar negara, namun juga ideologi, pandangan hidup, dan pemersatu, yang dirumuskan dari nilai-nilai luhur budaya bangsa. Sejarah mencatat berbagai usaha telah terjadi untuk mengganti Pancasila dengan ideologi atau nilai-nilai lain, salah staunya Gerakan 30 September 1965. Namun usaha tersebut tidak membawa perubahan karena kuatnya kesadaran dan pemahaman bangsa Indonesia akan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa. Untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Oktober, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyelenggarakan upacara di tingkat nasional. Tema peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada tahun ini adalah “Wewujudkan Nilai-nilai Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa”. Direktur Jenderal Kebudayaan, Kacung Maridjan, yang bertindak sebagai Ketua Penyelenggara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila mengatakan, tema tersebut diambil karena secara substansi, orang yang memiliki kepribadian akan disegani dan dihormati orang lain. Hal itu pula yang diharapkan terjadi pada bangsa Indonesia dengan kepribadian yang berlandaskan Pancasila, yaitu dihormati dan disegani bangsa lain. “Pancasila itu tidak sekedar slogan, tetapi dipraktikkan. Pancasila akan sakti kalau Pancasila jadi kepribadian,” ujarnya saat jumpa pers Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, di Gedung E Kemdikbud, Jakarta, (27/7). Kacung menambahkan, dengan memperingati Hari Kesaktian Pancasila rutin setiap tahun, akan menjadi pengingat bagi kita bahwa kita sebagai bangsa Indonesia memiliki nilai-nilai luhur yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai modern. Penyelenggaraan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi tanggung jawab Kemdikbud yang bekerja sama dengan seluruh instansi pemerintah serta BUMN. Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila akan berlangsung pada Selasa pagi, 1 Oktober 2013, di Monumen Pancasila Sakti, Jakarta Timur. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.Para peserta upacara dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama terdiri dari TNI dan Polri. Sedangkan kelompok kedua terdiri dari siswa SD, SMP, dan SMA terpilih, mahasiswa Universita Negeri Jakarta, perwakilan organisasi kepemudaan, serta Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DKI Jakarta. Selain itu tamu undangan yang akan hadir di antaranya para pejabat tinggi negara, duta besar negara-negara sahabat, keluarga pahlawan revolusi, dan tamu khusus kenegaraan lainnya……….

Sabtu, 28 September 2013

Iklan Ucapan HUT Provinsi Banten Ke 13 Disdik Provinsi Banten

LAPORAN ; DYT

Iklan Ucapan HUT Provinsi Banten Ke 13 Disperindag Provinsi Banten

LAPORAN ;DYT

GUBERNUR BANTEN HJ. RATU ATUT CHOSIAH MEMBUKA ACARA BANTEN EXPO 2013 DI ALUN – ALUN BARAT KOTA SERANG

Laporan ; dyt Serang, Banten Expo 2013 dan Gerakan Keuangan Inklusif telah di buka oleh Gubernur Banten Hj Ratu Atut Chosyah SE hari jumat (20/09) di alun – alun barat kota serang,acara banten expo 2013 ini akan berlangsung 20 s/d 24/09-2013 dalam rangka HUT Provinsi Banten ke 13,acara di awali tari-tarian dari tiap kota atau kabupaten yang ada di provinsi Banten, Penyelenggaraan Banten Expo 2013 sebagai gelaran pameran pembangunan dalam rangka menyambut HUT Banten ke-13, melibatkan 6 provinsi. Yakni Provinsi Banten sendiri, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Bengkulu dan Provinsi Riau, Dan Sebanyak 160 peserta dari berbagai instansi dan lembaga pemerintah maupun swasta turut memeriahkan acara banten expo 2013 ,Pameran ini juga diikuti sebanyak 31 peserta yang berasal dari SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, pemerintah kabupaten/kota Serang se provinsi banten,dan pemerintah provinsi dari indonesia serta BUMN / BUMD ikut adil memeriahkan dalam acara banten expo 2013. Sementara itu pelaksanaan Banten Expo 2013 ini akan disinergikan dengan kegiatan Gerakan Keuangan Inklusif dari kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, kegiatan tampilan seni budaya dari Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Banten, Kegiatan Klinik Investasi Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Provinsi Banten, Kegiatan Festival Pangan Lokal yang dipersembahkan Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Banten. Dalam acara Pameran Banten Expo 2013. dilaksanakan penyerahan program tabunganku kepada 10 siswa berprestasi di Provinsi Banten,Termasuk ada acara penandatangan Surat Penegasan Persetujuan Pemberian Kredit (SP3K) dari pihak perbankan yang beroperasi di Provinsi Banten kepada debitur dengan jumlah penyaluran sebesar Rp.20,573 miliar dari 14 bank kepada 31 UMKM di banten. Banten Expo 2013 ini juga dijanjikan akan mengakomodasi secara maksimal pihak usaha menengah kecil (UKM) dan industry menengah kecil (IKM) di Banten. Akomodasi dimaksud, bukan hanya sebatas memberikan alokasi stand lebih banyak kepada para pelakau UMKM, namun juga dijembataninya para pelaku UMKM dengan pihak perbankan dan pasar. Banten Expo 2013 ini diselenggarakan berbagai kegiatan yang memfasilitasi para pelaku UKM dan IKM. Seperti pameran produk unggulan, temu bisnis yang akan difasilitasi BKPMPT (Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu) Provinsi Banten dan kegiatan-kegiatan lainnya. Hal ini dilakukan dalam rangka memfilter persoalan-persoalan yang seringkali dialami para pelaku UKM dan IKM ketika mengembangkan usaha atau industrinya Pada acara tersebut SMKN 1 Cilegon ikut ambil bagian dengan memamerkan mobil rakitan dengan tenaga 2,200 Cc jenis SUV dengan daya angkut 5 orang hasil karya anak-anak SMKN 1 Cilegon, selain itu juga siswa siswi SMKN 1 Cilegon memamerkan compute yang hasil buatannya. Untuk jurusan tehnik komputer jaringan telah merakit laptop, proyektor, dan hasil rakitannya kini di gunakan sekolah-sekolah yang ada di Banten.

Iklan Ucapan HUT Provinsi Banten Ke 13 Dinsos Provinsi Banten

LAPORAN ;DYT

Iklan Ucapan HUT Provinsi Banten Ke 13 BPBD Provinsi Banten

LAPORAN ; DYT

Jumat, 23 Agustus 2013

SEBANYAK 30 ORANG PENGUSAHA INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DARI DESA PEGANTIKAN KECAMATAN PONTANG MENDAPAT PELATIHAN UNTUK MEMBENTUK KOPRASI DARI KOPERINDAG KAB. SERANG

Laporan: Dyt Definisi Koperasi menurut ( UU RI NO 17 /2012 )adalah" Badan Hukum yang didirikan oleh orang perseorangan atau Badan Hukum Koperasi, dengan pemisahan kekayaan para anggotanya sebagai modal untuk menjalankan usaha, yang memenuhi aspirasi dan kebutuhan bersama dibidang ekoomi, sosial, dan budaya sesuai dengan nilai dan prinsip koperasi. ADAPUN JATIDIRI KOPERASI, menurut Hasil kongres 100 ICA( International Cooperatives Aliance )di Mencester Inggris, September 1995 pada hakekatnya merupakan identitas koperasi. Jatidiri koperasi memiliki 3 ciri yaitu 1, Devinisi 2, Prinsip - prinsip Koperasi 3, Nilai - Nilai Koperasi. Dalam Landasan, Asas, Tujuan di UU NO 17 / 2012 BAB II PASAL 4 Koperasi memiliki Landasan pada Pancasila dan UU 1945, yang memiliki ASAS Kekeluargaan, dan bertujuan " untuk meningkatkan kesejahteraan anggota Khususnya dan masyarakat pada umumnya, sekaligus sebagai bagian yang tidak terpisahkan di tatanan perekonomian nasional yang demokratis dan berkeadilan. Demikian sekelumit penjelasan dari salah seorang nara sumber Fredy Antonie,SSos dari LAPENKOP (Lembaga Pendidikan Koperasi )di depan seluruh peserta sebanyak 3o orang para pengusaha kecil dan menengah yang didatangkan dari Desa Pegantikan Kec.Pontang pada 22 Agustus 2013 bertempat di Hotel Abadi Serang.Kegiatan dibuka oleh Sekertaris KOPERINDAG Kab.Serang H.Haryadi,MM. Acara ini di selenggarakan bertujuan untuk membantu para pengusaha kecil dan menengah peserta yang kebanyakan ibu rumah tangga dari desa pegantikan kecamatan pontang sehubungan akan di bentuknya Koperasi sebagai wadah dan aspirasi untuk kemajuan perekonomian Anggotan Khususnya dan masyarakat desa Pegantikan Kec. Pontang umumnya,dan Koperindag Kab. Serang turut serta membantu hal ini sebagai kepedulian kami" jelas salah seorang panitia pelaksana singkat.

Senin, 19 Agustus 2013

KPU Cilegon Serahkan Rancangan DCT ke Parpol

Laporan : Dyt CILEGON - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cilegon menyerahkan rancangan Daftar Calon Tetap (DCT) kepada pengurus partai politik (parpol) peserta Pemilu 2014 di Hotel Sukma Cilegon, Senin (19/8/2013). Menurut Ketua KPU Cilegon Fatullah Hasyim, rancangan itu akan dikoreksi oleh pengurus dan perwakilan parpol, untuk selanjutnya akan ditandatangani dan menjadi bahan dasar KPU untuk menetapkan DCT. "Ini adalah program lanjutan dari DCS (Daftar Calon Sementara) yang sudah diumumkan. Sejauh ini kita lihat kawan-kawan parpol sudah menandatangani, artinya mereka sudah menyetujui rancangan draf penyusunan dan perbaikan yang telah dilakukan KPU sebagai bahan untuk dijadikan DCT," ujarnya. Dipastikan Fatullah, setelah penandatanganan oleh pengurus parpol, sebanyak 331 bakal calon anggota legistalif (bacaleg) akan terdaftar pada DCT dan siap bertarung dalam pemilu legislatif (Pileg) 2014. Fatullah menerangkan bahwa DCT akan ditetapkan melalui rapat pleno pada 22 Agustus dan akan diumumkan melalui media massa pada 23 Agustus mendatang. Disinggung mengenai adanya pertanyaan perwakilan parpol yang menilai KPU tidak mencantumkan alamat bakal caleg dengan lengkap dalam rancangan itu, Fatullah mengaku KPU hanya mengikuti administrasi yang dilampirkan bakal caleg pada saat awal pendaftaran. "Data itu sesuai dengan surat yang masuk pada saat ia mendaftar, sesuai dengan surat pencalonan dan KTP. Pada prinsipnya kita tidak menulis apa yang tidak ada dalam berkas calon," jelasnya. Ketua DPC PDIP Kota Cilegon Nana Sumarna melihat adanya ketidaklengkapan alamat bakal caleg partainya dalam berkas rancangan tersebut. "Ada tujuh orang bakal caleg kami yang berkasnya perlu dilengkapi. Ada yang alamatnya terbalik, kelurahannya tidak tertulis, sampai lokasi kecamatan yang tidak dilampirkan," katanya.

Pasangan Madani Janjikan Pendidikan Gratis Hingga SMA

Laporan : dyt SERANG - Pasangan nomor 1 Tb Haerul Jaman-Sulhi (Madani) mendapat urutan pertama menyampaikan visi misinya di gedung DPRD Kota Serang, Senin (19/8/2013). Dalam pemaparannya, pasangan ini menjanjikan pendidikan gratis hingga jenjang SMA dan pengobatan gratis. Dalam pembacaan visi misinya, Tb Haerul Jaman akan meningkatkan konsentrasi pembangunan pada sektor pendidikan dan infrastruktur. "Pada 2014 kami akan menggratiskan pendidikan hingga jenjang SMA. Dari sisi kesehatan pada 2014 kami akan membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Serang tipe C," paparnya. Tb Haerul Jaman yang merupakan petahana Walikota Serang juga membacakan capaian-capaian Pemkot Serang, baik dari sisi pendidikan, layanan umum, dan infrastruktur. "Investasi Kota Serang meningkat pada 2011 dengan nilai mencapai 1,289 triliun," ujarnya. Selain itu, untuk mengatasi kemacetan di Kota Serang, pasangan yang mengenakan baju koko putih dan kopiah hitam ini juga berjanji membangun jalan lingkar selatan dengan membuat jalan lingkar dari Kaligandu hingga Perumahan Serang City.

Jumat, 16 Agustus 2013

IKLAN HUT KEMERDEKAAN RI KE 68 ' 17 AGUSTUS 2013 " DBMTR PROVINSI BANTEN

LAPORAN : DAYAT

IKLAN HUT KEMERDEKAAN RI KE 68 " 17 AGUSTUS 2013 ' DISPERINDAG PROVINSI BANTEN

LAPORAN : DAYAT

IKLAN HUT KEMERDEKAAN RI KE 68 ' 17 AGUSTUS 2013 ' SDA PROVINSI BANTEN

LAPORAN : DAYAT

IKLAN HUT KEMERDEKAAN RI KE 68 ' 17 AGUSTUS 2013 ' DINSOS PROVINSI BANTEN

LAPORAN : DAYAT

IKLAN HUT KEMERDEKAAN RI KE 68 " 17 AGUSTUS 2013 " DPRD PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; DAYAT

IKLAN UCAPAN HUT KEMERDEKAAN RI KE 68 ' 17 AGUSTUS 2013 ' DPPKD PROVINSI BANTEN

LAPORAN : DAYAT

IKLAN UCAPAN HUT KEMERDEKAAN RI KE 68 ' 17 AGUSTUS 2013 ' DISDIK PROVINSI BANTEN

Laporan : DAYAT

Senin, 12 Agustus 2013

“95 Persen PNS Pemprov Banten Masuk di Hari Pertama”

Laporan : DYT SERANG 12 Agustus 2013– Badan Kepegawaian Daerah menyatakan pada apel hari pertama pasca-libur lebaran, tingkat kehadiran PNS Pemprov Banten mencapai 95 persen. Kepala BKD Provinsi Banten Anwar Mas’ud mengatakan, dari jumlah PNS di lingkungan Pemprov Banten mencapai 3.854 pegawai, namun yang hadir pada apel di hari pertama mencapai 3.660. Karena ada sebagian pegawai tidak masuk kerja karena sakit, izin, dan cuti sebanyak 194 pegawai. Rinciannyai Dari 194 pegawai itu 24 pegawai karena sakit, 100 pegawai izin, dan 70 pegawai mengajukan cuti,kebanyakan pegawai yang izin tidak mengikuti apel itu para pegawai yang berasal dari UPTD-UPTD yang lokasi jauh dari KP3B. “Karena jaraknya jauh mereka tidak bisa mengikuti apel di hari pertama,” katanya. Sementara itu, pada apel pertama hari pertama pasca-libur lebaran yang dilaksanakan di halaman Masjid Raya Al-Bantani, KP3B Curug, Kota Serang dipimpin oleh Wakil Gubernur Banten H Rano Karno. Apel dilaksanakan dalam rangka meningkatkan tingkat kehadiran setelah para pegawai di lingkungan Pemprov Banten menjalani cuti bersama Idul Fitri 1434 H. Dalam sambutannya Rano mengakui, tingkat kehadiran pegawai setelah liburan Lebaran 1434 H cukup tinggi. Pihaknya berharap tingkat kehadiran ini memberikan semangat untuk bekerja lebih baik lagi. Rano juga memerintahkan, setiap kepala SKPD untuk memeriksa dan mencatat setiap pegawai yang tidak hadir. Selanjutnya melaporkan kepada BKD Provinsi Banten. “BKD diharapkan merumuskan sanksi tegas kepada pegawai yang tidak hadir. Kepala SKPD diminta untuk memeriksa staf-stafnya, siapa yang tidak hadir. BKD harus tegas untuk memberikan sanksi terhadap pegawai yang tidak hadir pada hari pertama masuk kerja setelah lebaran,” ujarnya Sinkat………

Senin, 29 Juli 2013

IKLAAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H./2013 M,BADAN DIKLAT PROVINSI BANTEN

laporan : dyt / iroh

GUBERNUR SAFARI RAMADHAN KE KOTA TANGERANG

laporan : dyt / iroh Kota Tangerang– Gubernur Banten-Hj.Ratu Atut Chosiyah, Rabu (25/7), kembali melaksanakan rangkaian Safari Ramadhan ke Kota Tangerang. Turut hadir mengikuti Safari Ramadhan tersebut di antaranya Wakil Ketua DPRD Banten-H.Suparman, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten-H.Muhadi, serta para Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten. Rangkaian Safari Ramadhan diawali dengan silaturahmi dengan masyarakat Kota Tangerang di Pondok Pesantren (Ponpes) Yayasan Pendidikan dan Pembangunan Umat Islam (YPPUI) yang berlokasi di Jl.Raden Fatah No.36, Kel. Sudimara Barat, Kec.Ciledug, Kota Tangerang dan diakhiri dengan berbuka puasa bersama. Dalam sambutanya Gubernur menyampaikan “bahwa kehadiran dirinya di Ponpes YPPUI adalah untuk melaksanakan tugas fungsi Gubernur dan merupakan salah satu perhatian pemerintah terhadap pendidikan keagamaan untuk meningkatkan sumber daya manusia dan meningkatkan indeks pembangunan manusia di Banten khususnya di wilayah Kota Tangerang “. Selain itu Gubernur menyampaikan bahwa dalam Safari Ramadhan,” dirinya dan Pemerintah Provinsi Banten ingin menyemarakkan bulan Ramadhan dengan memperbanyak syiar Islam sehingga sarana menjalin silaturahmi antara ulama dan umaro. Gubernur menyampaikan bahwa dirinya juga ingin berada di tengah-tengah masyarakat secara langsung. “Silaturahmi ini juga bermanfaat untuk menyerap secara langsung aspirasi masyarakat. Pemerintah Provinsi Banten menaruh perhatian yang besar terhadap pembangunan keagamaan di Provinsi Banten. Pembangunan keagamaan merupakan faktor penting dalam pembangunan di Provinsi Banten secara keseluruhan” Walaupun Kota Tangerang dekat dengan Ibukota Negara yaitu Jakarta tetapi masih memiliki pondok pesantren. Di wilayah ini ada sekitar 109 ponpes yang tersebar di Kota Tangerang, baik ponpes modern maupun ponpes salafi.Mudah-mudahan Ponpes YPPUI, baik Madrasah Tsanawiyah maupun Madrasah Aliyahnya bisa terus berkembang dan melahirkan alumni-alumni sebagai mubaliq terkenal” ujar Gubernur. Usai menyampaikan sambutan di Ponpes YPPUI, Gubernur melaksanakan shalat Isya dan Tarawih berjamaah bersama masyarakat di Mesjid Al Manar di lingkungan Ponpes YPPUI. Dalam kesempatan tersebut Gubernur atas nama Pemerintah Provinsi Banten memberikan bantuan kepada YPPUI berupa uang tunai kepada guru ngaji sebanyak 100 orang dan bantuan alat-alat shalat berupa mukena, sajadah, sarung dan mushaf Al Quran Al Bantani.

GUBERNUR LAKUKAN RAKOR JELANG LEBARAN IDUL FITRI 1

laporan : dyt / iroh Serang Selasa 23/7-2013 – Dalam rangka menghadapi Lebaran/Hari Raya Idul Fitri 1434H/2013M, Gubernur Banten-Hj.Ratu Atut Chosiyah memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para Pimpinan Daerah, Polda, Direksi BUMN/BUMD di Pendopo Baru Gubernur Banten, KP3B, Kec.Curug, Kota Serang, Agenda utama adalah membahas berbagai persiapan segala sektor yang ada di Provinsi Banten, mulai dari persiapan ketersediaan dan kebutuhan bahan makanan pokok (sembako) menjelang Hari Raya Idul Fitri, persiapan jalan jalur mudik, ketersediaan dan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM), pencegahan tindak kriminal atau kemanan masyarakat, persiapan ketersediaan dan kesiapan transportasi darat, laut, dan udara hingga persiapan energi listrik agar pada titik-titik tertentu pada H-7 hingga H+7 PLN tidak melakukan pemadaman listrik demi kelancaran aktivitas khususnya masyarakat Banten dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri 1434H.Dalam rakor tersebut Gubernur meminta kepada semua pihak para pemangku kepentingan agar dapat mengoptimalkan kesiapannya dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri terutama pada H-7 hingga H+7.Provinsi Banten merupakan provinsi yang strategis bagi para pemudik karena merupakan jalur mudik dan arus balik darat Jawa-Sumatera yang melalui pelabuhan Merak, saya meminta kepada semua pihak agar memaksimalkan semua kesiapannya agar semua kebutuhan masyarakat selama mudik dapat terpenuhi dan terlayani dengan baik”Gubernur juga menambahkan agar pihak ASDP bisa lebih memperhatikan pemudik yang menggunakan roda dua.Menurut pihak ASPD pada tahun ini akan terjadi peningkatan arus mudik kapal laut sebanyak 6% dari tahun 2012, untuk kendaraan truk diharapkan pada H-5 hingga H+7 bisa zero (nol) sehingga bisa mengurangi kepadatan antrian di pelabuhan Merak. Pada tahun ini pihak ASDP telah menambahkan empat kapalnya menjadi 42 kapal dengan lima dermaga yang siap untuk mengantarkan para pemudik untuk menyeberang. Gubernur juga menghimbau kepada semua masyarakat Banten agar waspada apabila ada rumah tempat tinggalnya yang kosong selama ditinggal mudik.Masyarakat yang rumahnya ditinggal atau dalam keadaan kosong agar waspada terhadap segala pencurian, masyarakat dapat berkoordinasi dengan keamanan setempat agar terhindar dari segala kemungkinan yang tidak diinginkan” imbau Gubernur. Gubernur juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan takbir keliling pada malam Hari Raya Idul Fitri. “Demi keselamatan, ketertiban dan kelancaran bersama, saya meminta agar semua masyarakat Banten khususnya, untuk tidak melakukan takbir keliling, apalagi dengan menggunakan kendaraan terbuka, cukup takbiran di masjid setempat saja agar jalur mudik di Provinsi Banten ini bisa berjalan tertib, lancar dan juga mengurangi korban kecelakaan lalu lintas akibat takbir keliling dengan kendaraan terbuka maupun dengan kendaraan roda dua dan sebagainya, pokoknya cukup takbiran di masjid setempat saja” Jelas gubernur,, Sebagai informasi tambahan, Pihak Polda Banten yang bekerjasama dengan berbagai elemen telah mempersiapkan 2.104 personil untuk pengamanan selama 15 hari di berbagai titik-titik yang tersebar di Provinsi Banten khususnya jalur mudik. Sedangkan dari pihak PT.Angkasa Pura II menginformasikan angkutan lebaran penerbangan diprediksikan akan terjadi kenaikan rata-rata 8% domestik maupun internasional dibandingkan tahun 2012 lalu, sedangkan penumpang penerbangan diprediksikan akan terjadi kenaikan 10,6% dari tahun lalu. Bagi Pemudik yang akan melakukan mudik jauh ke Jawa Timur, pemudik bisa menggunakan transportasi alternatif seperti kereta api, pihak PT.Kereta Api Indonesia DAOP I akan membuka jalur Krakatau Lintas Merak-Madiun yang rencananya baru akan diresmikan besok Rabu (24/7).

Taekwondoin Banten Bertanding dengan Taekwondoin DKI

laporan ; dyt / iroh Serang Jum’at 23/6-2013– Kekuatan tim taekwondo Banten sebelum terjun di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII, akan semakin terasah dengan matang. Pasalnya, Ramdhoni Cs diagendakan melakoni try-in di Aula Badan Diklat Banten, di Kabupaten Pandeglang, hari ini dengan tim-tim kuat. Diketahui, untuk mengasah kemampuan taekwondoin Banten menjelang PON XVIII, tim Pelatda Taekwondo Banten akan menantang juara Pra PON, yaitu tim DKI Jakarta. Pada try in tersebut, tim taekwondo Banten akan menurunkan delapan taekwondoinnya yang entry by name-nya sudah dikirim ke panitia PON.Yaitu, Ramdhoni di kelas Fly Putra, M. Fauzan kelas Fin Putra, Ahmad Saefullah di kelas Bantam Putra, Resti Yulia di kategori Fin Putri, Merta Alona di nomor Bantam Putri, Weni Sofianti di kelas Heavy Putri, Nazmi Wirisundari dan Abdurahman Wahyu di kategori Pomsee. Ketua Umum Pengurus Provinsi Taekwondo Banten (Pengprov TI) Banten, Chaery Wardana, menjelaskan,”pembinaan yang selama ini dilakukan dalam Pelatda akan percuma jika tidak diikuti dengan uji coba dengan tim kuat.Makanya, melalui try in ini, pengurus bisa melihat sejauhmana perkembangan hasil pembinaan di Pelatda. Apakah kualitas atlet meningkat atau menurun. Jika mengalami peningkatan maka tim kepelatihan harus mempertahankan, bahkan meningkatkannya. Sebaliknya, jika menurun akan menjadi ’pekerjaan rumah’ bagi pelatih untuk memperbaikinya.sebelumnya Pengprov TI Banten mengundang delapan kontingen lain, di antaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, DI. Yogyakarta, Riau, Aceh dan Jawa Timur. Namun daerah-daerah tersebut ternyata tidak bisa hadir, karena mereka memiliki jadwal try out ke luar negeri. “Hanya DKI Jakarta yang bersedia menjadi lawan tanding kami. Tapi itu tidak jadi masalah bagi kami,” jelas pengurus teakwondo Chaery Wardana, Jumat (22/6). Sementara itu, Bidang Pembinaan Prestasi Pengprov TI Banten, Fiva Zabreno berharap, selain mengasah kemampuan atletnya, try in akan dijadikan sarana untuk mencuri ilmu dari tim kuat. Soalnya, pada babak Pra PON, tim DKI Jakarta tampil sebagai juara umum dengan meraih 15 medali emas dari 16 kelas yang dipertandingkan.Hal tersebut membuktikan DKI Jakarta sebagai tim kuat dan taekwondoin Banten harus bisa mencuri ilmunya melalui try in ini. Disinggung mengenai target di uji coba ini, Fiva menjelaskan, pihaknya tidak membebani atlet dengan target juara. “Saya berharap, setiap atlet Banten bisa bisa tampil lepas, serta mampu melihat kelebihan dan kekurangan lawan,” kata Pembina TI Fiva Singkat…

Senin, 22 Juli 2013

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M. DISDIK PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; DYT

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M. DINKES PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; DYT

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M. DPRD PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; DYT

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M. DBMTR PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; DYT

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M. DISHUTBUN PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; DYT

PEMKOT TANGERANG TAMBAH 70 UNIT KENDARAAN BESAR PENGANGKUT SAMPAH

LAPORAN ; DYT Armada pengangkut sampah yang baru diparkir di halaman Puspem Kota Tangerang. Armada ini siap dioperasikan. Tangerang 22 Juli/2013 - Volume sampah diperkirakan akan mengalami peningkatan pasca-Lebaran. Guna mengatasi peningkatan volume sampah dan kebutuhan penanganan angkutan sampah sehari-hari, Pemkot Tangerang melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Tangerang menambah tujuh puluh unit armada truk sampah. Dengan demikian, total pengangkut sampah yang dimiliki Pemkot Tangerang sebanyak 195 armada. Senin 22 / 7-2013 siang Di jumpai Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Tangerang Agus Sudrajat mengatakan dengan penambahan armada truk sampah ini diharapkan dapat meningkatkan daya angkut sampah di Kota Tangerang. "Jumlah armada pengangkut sampah yang dimiliki Pemkot Tangerang mendekati ideal. Untuk kebutuhan Kota Tangerang sekitar 225 armada. Saat ini volumen sampah Kota Tangerang antara 4.000 hingga 5.000 meter kubik per harinya Agus menjelaskan, ketujuh puluh armada baru itu terdiri atas 49 unit dump truk berkapasitas 6 meter kubik, satu unit dump truk kapasitas 12 meter kubik, dan 20 unit amroll. Semuanya akan langsung dioperasikan untuk melayani kebersihan wilayah di Kota Tangerang. "Armada baru ini akan mengangkut sampah dari berbagai titik wilayah menuju ke tempat pembuangan akhir (TPA) Rawa Kucing," kata Agus….

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M. DPPKD PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; CH

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M.PU TATA KOTA SERANG

LAPORAN ; CH

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M. DISPERINDAG PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; DYT

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M. DISNAKERTRAN PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; DYT

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M.PU BINA MARGA KOTA SERANG

LAPORAN ; DYT

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M.PERTANIAN SERANG

LAPORAN ; DYT

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M.DINSOS PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; DYT

Selasa, 16 Juli 2013

SEBANYAK 65 KK CALON KONSUMEN PENERIMA BANTUAN DESA CISARAP KECAMATAN WANASALAM KAB. LEBAK GEMBIRA

laporan : dayat Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pertambangan dan Energi laksanakan Program Listrik Perdesaan di Wilayah Kerja Pembangunan ( WKP ) III,Kab. Lebak sebanyak 5410 Kepala Keluarga dan Kab Pandeglang sebanyak 6590 Kepala Keluarga penerima calon konsumen. Program ini di alokasikan di TA 2013. Dan telah dilakukan sosialisasi Program Pembangunan Listrik Perdesaan di WKP III Kab. Lebak dan Kab. Pandeglang bagi masyarakat penerima di lokasi Desa Cisarap Kec. Wanasalam dengan penerima Program Calon Konsumen sebanyak 65 KK pada 1 - April 2013 lalu. Sosialisasi ini dilaksanakan oleh team Sosialisasi dari Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten bekerjasama dengan PLN, Kecamatan Wanasalam serta masyarakat setempat yang berada di Desa Cisarap. Pemerintah Provinsi Banten mengharapkan agar penerima bantuan nantinya dapat memanfaatkan program ini sebaik - baiknya serta dapat menghemat pemakaian listrik sesuai kebutuhan dan dapat membayar listrik tepat pada waktunya hal ini untuk menghindari sangsi pencabutan oleh fihak PLN sehingga dapat merugikan penerima program ini. Desa Cisarap Kec. Wanasalam serta masyarakat yang menerima program menyatakan terima kasih sebanyak - banyaknya kepada pemerintah provinsi banten dan seluruh fihak instansi terkait dengan adanya program ini semoga banten terang di 2014 dapat terlaksana seperti yg diharapkan.

40 KK DI DESA MUARA KECAMATAN WANASALAM KAB. LEBAK MENERIMA PROGRAM PEMBANGUNAN LISTRIK PERDESAAN

Laporan : Dyt.......................................................................... Distamben Provinsi Banten telah mensosialisasikan Program Pembangunan Listrik pedesaan Wilayah WKP III, yaitu tepatnya di Desa Muara Kec. Wanasalam kab. Lebak, dengan pemerima Program ( Calon Konsumen ) sebanyak 40 KK pada 28 maret 2013. Program ini dapat dilaksanakan berkatkerjasama antara Fihak Team Sosialisasi Program pembangunan Listrik Perdesaan dari Dinas Pertambangan dan Energi, PLN, Desa penerima Program / Kecamatan setempat, adapun anggaranya dari APBD 2013. Program ini merupakan bagian dari rencana Pemerintah Provinsi Banten intruksi Gub. Banten Hj. Ratu Atut Chosiyah dalam rangka menuju banten terang 2014,dan Gub. Banten mengharapkan kepada penerima Program Agar berupaya memaksimalkan bantuan yang telah di terima agar dapat di pergunakan dan di jaga sebaik - baiknya serta dapat membayar listirk tepat pada waktunya untuk tidak terjadi sangsi pencabutan sehingga merugikan penerima bantuan. Desa Muara Kecamatan Wanasalam dan masyarakat setempat dengan adanya bantuan ini sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Banten dan Instansi Terkait Dinas pertambangan dan Energi serta PLN,yang telah berupaya segigih mungkin dalam mensosialisasikan Program Listrik Prdesaan di WKP III yang di alokasikan anggaranya 2013 ini sehingga program banten terang di wilayah Kab. Lebak dapat berjalan seperti yg di harapkan Pemerintah. Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pertambangan dan Energi pada program Listrik Perdesaan di tahun Anggaran 2013 ini, melaksanakan program di Wilayah Kerja Pembangunan ( WKP III ) yaitu Kab Lebak sebanyan 5410 Kepala Keluarga dan Kab. Pandeglang sebanyak 6950 Kepala Keluarga.

DISTAMBEN PROVINSI BANTEN TELAH MENSOSIALISASIKAN PROGRAM PEMBANGUNAN LISTRIK PERDESAAN DI WKP III ( KAB. LEBAK / KAB. PANDEGLANG )

Laporan: Dyt ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Gub. Banten Hj. Ratu Atut Chosiyah , SE melalui Dinas pertambangan dan Energi Prov. Banten mengintruksikan untuk mensosialisasikan Pembangunan Listrik Perdesaan di Wilayah WKP III Kab Lebak / Kab.Pandeglang Anggaran 2013, hal ini sesuai dengan rencana Pemerintah Provinsi Banten dalam program Banten Terang 2014.Untuk program ini Distamben Provinsi Banten telah mempersiapkan Pembangunan Listrik Perdesaan, lebih lanjut sudah terdata jumlah calon Penerima Program Pembangunan Listrik Perdesaan WKP III Kab. Lebak sebanyak 5.410 KK ( Kepala Keluarga ) Kab. Pandeglang Sebanyak 6590 KK ( Kepala Keluarga ). Sebagaimana untuk lancarnya program ini Distamben Provinsi Banten melalui Team Sosialisasi bekerjasama dengan fihak Kecamatan / Kelurahan serta masyarakat telah mensosialisasikan Didesa Parung Panjang Kecamatan Wanasalam dengan penerima Program ( Calon Konsumen )sebanynk 65 KK, pada 27 Maret 2013 lalu. Pemerintah provinsi banten mengharapkan agar penerima bantuan Pembangunan Program listrik perdesaan dapat mempergunakan fasilitas ini sebaik - baiknya dan di pergunakan sesuai kebutuhan akan listrik dan rajin menghemat serta bisa di jaga ke utuhanya dan jangan lupa membayar listrik tepat pada waktunya, hal ini agar penerima Program tidak mengalami kesulitan bila terjadi pemadaman atau pencabutan oleh fihak berwenang ( PLN ), sehingga dapat merugikan si penerima program tersebut.

Senin, 15 Juli 2013

IKLAN UCAPAN RAMADHAN 1434 H / 2013 M. HUMAS KABUPATEN PANDEGLANG

Laporan : dayat / iroh

BUPATI PANDEGLANG BERIKAN BANTUAN UNTUK KORBAN BENCANA ALAM DI DESA RAMEA

laporan : dayat/iroh Pandeglang Selasa 2/7-2013,Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Pandeglang Erna Nurhayati memberikan Bantuan Sosial untuk para korban bencana alam Tanah Longsor yang terjadi di Desa Rame, Kecamatan Mandalawangi, bantuan tersebut diberikan langsung oleh Bupati Pandeglang yang bertempat di Kecamatan Mandalawangi, Hadir dalam acara tersebut Kepala Bagian Humas Agus Makdum, Camat Mandalawangi Suparta Wijaya, Kepala Desa Ramea Busro dan para Warga Desa Ramea yang akan menerima Bantuan. Disela acara penyerahan bantuan yang diselenggarakandi aula kecamatan mandalawangi Encep Suryadi selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengatakan,” bahwa jumlah penerima bantuan sebanyak 23 Orang Kepala Rumah Tangga. Dari keseluruhan yang terkena bencana diantaranya 19 orang yang kondisi rumahnya rusak ringan dan 4 Orang kondisi Rumahnya rusak berat bahkan hilang tergerus oleh tanah, “bantuan yang kami berikan ini dibagi tiga tahap untuk yang rusak berat dan dua tahap untuk yang rusak ringan, untuk jumlah bantuan yang akan diberikan bagi warga yang kondisi Rumahnya rusak berat masing – masing sebesar 25 Juta Rupiah dan untuk Rumah yang rusak ringan sebesar 14.473.000,Bantuan yang diberikan saat ini adalah tahap pertama, untuk yang rusak berat masing – masing sebesar 15 juta dan untuk yang rusak ringan 7 juta. Untuk tahap selanjutnya nanti akan kami salurkan kembali setelah tahap pertama selesai dan kami akan melakukan peninjauan langsung,Bantuan untuk Rumah rusak berat secara simbolis diterima oleh Pahrur Roji dan bantuan untuk Rumah yang rusak ringan diterima oleh Ibu Fatimah.jelas kepala BPBD Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi mengatakan bahwa bantuan yang diberikan ini dari Anggaran Pemerintah Pusat yang disalurkan melalui BPBD untuk para Korban Bencana Alam yang terjadi di Desa Ramea, Kecamatan Mandalawangi. Bagi para penerima bantuan agar mempergunakan bantuan ini dengan sebaik – baiknya, jangan sampai dipergunakan untuk kepentingan lain, “ Saya berharap bantuan yang bapak terima ini dipergunakan untuk membangun kembali rumah bapa yang terkena bencana, jangan dipergunakan untuk hal lain yang tidak penting, Bupati juga meminta agar Camat dan Kepala Desa ikut berperan serta dalam proses pelaksanaannya, “Saya harapkan Camat dan Kepala Desa ikut serta melakukan pemantauan dalam pembangunan yang dilakukan, karena sebelum penyaluran bantuan tahap selanjutnya akan ada peninjauan langsung, sehingga kami bisa melihat sejauh mana progres dari bantuan yang diberikan pada tahap pertama dan apa yang diamanahkan oleh pemerintah pusat bisa kita laksanakan sebagaimana mestinya,” lanjutnya.

Entri Populer 2013