Sabtu, 28 September 2013

Iklan Ucapan HUT Provinsi Banten Ke 13 Disdik Provinsi Banten

LAPORAN ; DYT

Iklan Ucapan HUT Provinsi Banten Ke 13 Disperindag Provinsi Banten

LAPORAN ;DYT

GUBERNUR BANTEN HJ. RATU ATUT CHOSIAH MEMBUKA ACARA BANTEN EXPO 2013 DI ALUN – ALUN BARAT KOTA SERANG

Laporan ; dyt Serang, Banten Expo 2013 dan Gerakan Keuangan Inklusif telah di buka oleh Gubernur Banten Hj Ratu Atut Chosyah SE hari jumat (20/09) di alun – alun barat kota serang,acara banten expo 2013 ini akan berlangsung 20 s/d 24/09-2013 dalam rangka HUT Provinsi Banten ke 13,acara di awali tari-tarian dari tiap kota atau kabupaten yang ada di provinsi Banten, Penyelenggaraan Banten Expo 2013 sebagai gelaran pameran pembangunan dalam rangka menyambut HUT Banten ke-13, melibatkan 6 provinsi. Yakni Provinsi Banten sendiri, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Bengkulu dan Provinsi Riau, Dan Sebanyak 160 peserta dari berbagai instansi dan lembaga pemerintah maupun swasta turut memeriahkan acara banten expo 2013 ,Pameran ini juga diikuti sebanyak 31 peserta yang berasal dari SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, pemerintah kabupaten/kota Serang se provinsi banten,dan pemerintah provinsi dari indonesia serta BUMN / BUMD ikut adil memeriahkan dalam acara banten expo 2013. Sementara itu pelaksanaan Banten Expo 2013 ini akan disinergikan dengan kegiatan Gerakan Keuangan Inklusif dari kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, kegiatan tampilan seni budaya dari Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Banten, Kegiatan Klinik Investasi Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Provinsi Banten, Kegiatan Festival Pangan Lokal yang dipersembahkan Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Banten. Dalam acara Pameran Banten Expo 2013. dilaksanakan penyerahan program tabunganku kepada 10 siswa berprestasi di Provinsi Banten,Termasuk ada acara penandatangan Surat Penegasan Persetujuan Pemberian Kredit (SP3K) dari pihak perbankan yang beroperasi di Provinsi Banten kepada debitur dengan jumlah penyaluran sebesar Rp.20,573 miliar dari 14 bank kepada 31 UMKM di banten. Banten Expo 2013 ini juga dijanjikan akan mengakomodasi secara maksimal pihak usaha menengah kecil (UKM) dan industry menengah kecil (IKM) di Banten. Akomodasi dimaksud, bukan hanya sebatas memberikan alokasi stand lebih banyak kepada para pelakau UMKM, namun juga dijembataninya para pelaku UMKM dengan pihak perbankan dan pasar. Banten Expo 2013 ini diselenggarakan berbagai kegiatan yang memfasilitasi para pelaku UKM dan IKM. Seperti pameran produk unggulan, temu bisnis yang akan difasilitasi BKPMPT (Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu) Provinsi Banten dan kegiatan-kegiatan lainnya. Hal ini dilakukan dalam rangka memfilter persoalan-persoalan yang seringkali dialami para pelaku UKM dan IKM ketika mengembangkan usaha atau industrinya Pada acara tersebut SMKN 1 Cilegon ikut ambil bagian dengan memamerkan mobil rakitan dengan tenaga 2,200 Cc jenis SUV dengan daya angkut 5 orang hasil karya anak-anak SMKN 1 Cilegon, selain itu juga siswa siswi SMKN 1 Cilegon memamerkan compute yang hasil buatannya. Untuk jurusan tehnik komputer jaringan telah merakit laptop, proyektor, dan hasil rakitannya kini di gunakan sekolah-sekolah yang ada di Banten.

Iklan Ucapan HUT Provinsi Banten Ke 13 Dinsos Provinsi Banten

LAPORAN ;DYT

Iklan Ucapan HUT Provinsi Banten Ke 13 BPBD Provinsi Banten

LAPORAN ; DYT

Jumat, 23 Agustus 2013

SEBANYAK 30 ORANG PENGUSAHA INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DARI DESA PEGANTIKAN KECAMATAN PONTANG MENDAPAT PELATIHAN UNTUK MEMBENTUK KOPRASI DARI KOPERINDAG KAB. SERANG

Laporan: Dyt Definisi Koperasi menurut ( UU RI NO 17 /2012 )adalah" Badan Hukum yang didirikan oleh orang perseorangan atau Badan Hukum Koperasi, dengan pemisahan kekayaan para anggotanya sebagai modal untuk menjalankan usaha, yang memenuhi aspirasi dan kebutuhan bersama dibidang ekoomi, sosial, dan budaya sesuai dengan nilai dan prinsip koperasi. ADAPUN JATIDIRI KOPERASI, menurut Hasil kongres 100 ICA( International Cooperatives Aliance )di Mencester Inggris, September 1995 pada hakekatnya merupakan identitas koperasi. Jatidiri koperasi memiliki 3 ciri yaitu 1, Devinisi 2, Prinsip - prinsip Koperasi 3, Nilai - Nilai Koperasi. Dalam Landasan, Asas, Tujuan di UU NO 17 / 2012 BAB II PASAL 4 Koperasi memiliki Landasan pada Pancasila dan UU 1945, yang memiliki ASAS Kekeluargaan, dan bertujuan " untuk meningkatkan kesejahteraan anggota Khususnya dan masyarakat pada umumnya, sekaligus sebagai bagian yang tidak terpisahkan di tatanan perekonomian nasional yang demokratis dan berkeadilan. Demikian sekelumit penjelasan dari salah seorang nara sumber Fredy Antonie,SSos dari LAPENKOP (Lembaga Pendidikan Koperasi )di depan seluruh peserta sebanyak 3o orang para pengusaha kecil dan menengah yang didatangkan dari Desa Pegantikan Kec.Pontang pada 22 Agustus 2013 bertempat di Hotel Abadi Serang.Kegiatan dibuka oleh Sekertaris KOPERINDAG Kab.Serang H.Haryadi,MM. Acara ini di selenggarakan bertujuan untuk membantu para pengusaha kecil dan menengah peserta yang kebanyakan ibu rumah tangga dari desa pegantikan kecamatan pontang sehubungan akan di bentuknya Koperasi sebagai wadah dan aspirasi untuk kemajuan perekonomian Anggotan Khususnya dan masyarakat desa Pegantikan Kec. Pontang umumnya,dan Koperindag Kab. Serang turut serta membantu hal ini sebagai kepedulian kami" jelas salah seorang panitia pelaksana singkat.

Senin, 19 Agustus 2013

KPU Cilegon Serahkan Rancangan DCT ke Parpol

Laporan : Dyt CILEGON - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cilegon menyerahkan rancangan Daftar Calon Tetap (DCT) kepada pengurus partai politik (parpol) peserta Pemilu 2014 di Hotel Sukma Cilegon, Senin (19/8/2013). Menurut Ketua KPU Cilegon Fatullah Hasyim, rancangan itu akan dikoreksi oleh pengurus dan perwakilan parpol, untuk selanjutnya akan ditandatangani dan menjadi bahan dasar KPU untuk menetapkan DCT. "Ini adalah program lanjutan dari DCS (Daftar Calon Sementara) yang sudah diumumkan. Sejauh ini kita lihat kawan-kawan parpol sudah menandatangani, artinya mereka sudah menyetujui rancangan draf penyusunan dan perbaikan yang telah dilakukan KPU sebagai bahan untuk dijadikan DCT," ujarnya. Dipastikan Fatullah, setelah penandatanganan oleh pengurus parpol, sebanyak 331 bakal calon anggota legistalif (bacaleg) akan terdaftar pada DCT dan siap bertarung dalam pemilu legislatif (Pileg) 2014. Fatullah menerangkan bahwa DCT akan ditetapkan melalui rapat pleno pada 22 Agustus dan akan diumumkan melalui media massa pada 23 Agustus mendatang. Disinggung mengenai adanya pertanyaan perwakilan parpol yang menilai KPU tidak mencantumkan alamat bakal caleg dengan lengkap dalam rancangan itu, Fatullah mengaku KPU hanya mengikuti administrasi yang dilampirkan bakal caleg pada saat awal pendaftaran. "Data itu sesuai dengan surat yang masuk pada saat ia mendaftar, sesuai dengan surat pencalonan dan KTP. Pada prinsipnya kita tidak menulis apa yang tidak ada dalam berkas calon," jelasnya. Ketua DPC PDIP Kota Cilegon Nana Sumarna melihat adanya ketidaklengkapan alamat bakal caleg partainya dalam berkas rancangan tersebut. "Ada tujuh orang bakal caleg kami yang berkasnya perlu dilengkapi. Ada yang alamatnya terbalik, kelurahannya tidak tertulis, sampai lokasi kecamatan yang tidak dilampirkan," katanya.

Pasangan Madani Janjikan Pendidikan Gratis Hingga SMA

Laporan : dyt SERANG - Pasangan nomor 1 Tb Haerul Jaman-Sulhi (Madani) mendapat urutan pertama menyampaikan visi misinya di gedung DPRD Kota Serang, Senin (19/8/2013). Dalam pemaparannya, pasangan ini menjanjikan pendidikan gratis hingga jenjang SMA dan pengobatan gratis. Dalam pembacaan visi misinya, Tb Haerul Jaman akan meningkatkan konsentrasi pembangunan pada sektor pendidikan dan infrastruktur. "Pada 2014 kami akan menggratiskan pendidikan hingga jenjang SMA. Dari sisi kesehatan pada 2014 kami akan membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Serang tipe C," paparnya. Tb Haerul Jaman yang merupakan petahana Walikota Serang juga membacakan capaian-capaian Pemkot Serang, baik dari sisi pendidikan, layanan umum, dan infrastruktur. "Investasi Kota Serang meningkat pada 2011 dengan nilai mencapai 1,289 triliun," ujarnya. Selain itu, untuk mengatasi kemacetan di Kota Serang, pasangan yang mengenakan baju koko putih dan kopiah hitam ini juga berjanji membangun jalan lingkar selatan dengan membuat jalan lingkar dari Kaligandu hingga Perumahan Serang City.

Jumat, 16 Agustus 2013

IKLAN HUT KEMERDEKAAN RI KE 68 ' 17 AGUSTUS 2013 " DBMTR PROVINSI BANTEN

LAPORAN : DAYAT

IKLAN HUT KEMERDEKAAN RI KE 68 " 17 AGUSTUS 2013 ' DISPERINDAG PROVINSI BANTEN

LAPORAN : DAYAT

IKLAN HUT KEMERDEKAAN RI KE 68 ' 17 AGUSTUS 2013 ' SDA PROVINSI BANTEN

LAPORAN : DAYAT

IKLAN HUT KEMERDEKAAN RI KE 68 ' 17 AGUSTUS 2013 ' DINSOS PROVINSI BANTEN

LAPORAN : DAYAT

IKLAN HUT KEMERDEKAAN RI KE 68 " 17 AGUSTUS 2013 " DPRD PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; DAYAT

IKLAN UCAPAN HUT KEMERDEKAAN RI KE 68 ' 17 AGUSTUS 2013 ' DPPKD PROVINSI BANTEN

LAPORAN : DAYAT

IKLAN UCAPAN HUT KEMERDEKAAN RI KE 68 ' 17 AGUSTUS 2013 ' DISDIK PROVINSI BANTEN

Laporan : DAYAT

Senin, 12 Agustus 2013

“95 Persen PNS Pemprov Banten Masuk di Hari Pertama”

Laporan : DYT SERANG 12 Agustus 2013– Badan Kepegawaian Daerah menyatakan pada apel hari pertama pasca-libur lebaran, tingkat kehadiran PNS Pemprov Banten mencapai 95 persen. Kepala BKD Provinsi Banten Anwar Mas’ud mengatakan, dari jumlah PNS di lingkungan Pemprov Banten mencapai 3.854 pegawai, namun yang hadir pada apel di hari pertama mencapai 3.660. Karena ada sebagian pegawai tidak masuk kerja karena sakit, izin, dan cuti sebanyak 194 pegawai. Rinciannyai Dari 194 pegawai itu 24 pegawai karena sakit, 100 pegawai izin, dan 70 pegawai mengajukan cuti,kebanyakan pegawai yang izin tidak mengikuti apel itu para pegawai yang berasal dari UPTD-UPTD yang lokasi jauh dari KP3B. “Karena jaraknya jauh mereka tidak bisa mengikuti apel di hari pertama,” katanya. Sementara itu, pada apel pertama hari pertama pasca-libur lebaran yang dilaksanakan di halaman Masjid Raya Al-Bantani, KP3B Curug, Kota Serang dipimpin oleh Wakil Gubernur Banten H Rano Karno. Apel dilaksanakan dalam rangka meningkatkan tingkat kehadiran setelah para pegawai di lingkungan Pemprov Banten menjalani cuti bersama Idul Fitri 1434 H. Dalam sambutannya Rano mengakui, tingkat kehadiran pegawai setelah liburan Lebaran 1434 H cukup tinggi. Pihaknya berharap tingkat kehadiran ini memberikan semangat untuk bekerja lebih baik lagi. Rano juga memerintahkan, setiap kepala SKPD untuk memeriksa dan mencatat setiap pegawai yang tidak hadir. Selanjutnya melaporkan kepada BKD Provinsi Banten. “BKD diharapkan merumuskan sanksi tegas kepada pegawai yang tidak hadir. Kepala SKPD diminta untuk memeriksa staf-stafnya, siapa yang tidak hadir. BKD harus tegas untuk memberikan sanksi terhadap pegawai yang tidak hadir pada hari pertama masuk kerja setelah lebaran,” ujarnya Sinkat………

Senin, 29 Juli 2013

IKLAAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H./2013 M,BADAN DIKLAT PROVINSI BANTEN

laporan : dyt / iroh

GUBERNUR SAFARI RAMADHAN KE KOTA TANGERANG

laporan : dyt / iroh Kota Tangerang– Gubernur Banten-Hj.Ratu Atut Chosiyah, Rabu (25/7), kembali melaksanakan rangkaian Safari Ramadhan ke Kota Tangerang. Turut hadir mengikuti Safari Ramadhan tersebut di antaranya Wakil Ketua DPRD Banten-H.Suparman, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten-H.Muhadi, serta para Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten. Rangkaian Safari Ramadhan diawali dengan silaturahmi dengan masyarakat Kota Tangerang di Pondok Pesantren (Ponpes) Yayasan Pendidikan dan Pembangunan Umat Islam (YPPUI) yang berlokasi di Jl.Raden Fatah No.36, Kel. Sudimara Barat, Kec.Ciledug, Kota Tangerang dan diakhiri dengan berbuka puasa bersama. Dalam sambutanya Gubernur menyampaikan “bahwa kehadiran dirinya di Ponpes YPPUI adalah untuk melaksanakan tugas fungsi Gubernur dan merupakan salah satu perhatian pemerintah terhadap pendidikan keagamaan untuk meningkatkan sumber daya manusia dan meningkatkan indeks pembangunan manusia di Banten khususnya di wilayah Kota Tangerang “. Selain itu Gubernur menyampaikan bahwa dalam Safari Ramadhan,” dirinya dan Pemerintah Provinsi Banten ingin menyemarakkan bulan Ramadhan dengan memperbanyak syiar Islam sehingga sarana menjalin silaturahmi antara ulama dan umaro. Gubernur menyampaikan bahwa dirinya juga ingin berada di tengah-tengah masyarakat secara langsung. “Silaturahmi ini juga bermanfaat untuk menyerap secara langsung aspirasi masyarakat. Pemerintah Provinsi Banten menaruh perhatian yang besar terhadap pembangunan keagamaan di Provinsi Banten. Pembangunan keagamaan merupakan faktor penting dalam pembangunan di Provinsi Banten secara keseluruhan” Walaupun Kota Tangerang dekat dengan Ibukota Negara yaitu Jakarta tetapi masih memiliki pondok pesantren. Di wilayah ini ada sekitar 109 ponpes yang tersebar di Kota Tangerang, baik ponpes modern maupun ponpes salafi.Mudah-mudahan Ponpes YPPUI, baik Madrasah Tsanawiyah maupun Madrasah Aliyahnya bisa terus berkembang dan melahirkan alumni-alumni sebagai mubaliq terkenal” ujar Gubernur. Usai menyampaikan sambutan di Ponpes YPPUI, Gubernur melaksanakan shalat Isya dan Tarawih berjamaah bersama masyarakat di Mesjid Al Manar di lingkungan Ponpes YPPUI. Dalam kesempatan tersebut Gubernur atas nama Pemerintah Provinsi Banten memberikan bantuan kepada YPPUI berupa uang tunai kepada guru ngaji sebanyak 100 orang dan bantuan alat-alat shalat berupa mukena, sajadah, sarung dan mushaf Al Quran Al Bantani.

GUBERNUR LAKUKAN RAKOR JELANG LEBARAN IDUL FITRI 1

laporan : dyt / iroh Serang Selasa 23/7-2013 – Dalam rangka menghadapi Lebaran/Hari Raya Idul Fitri 1434H/2013M, Gubernur Banten-Hj.Ratu Atut Chosiyah memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para Pimpinan Daerah, Polda, Direksi BUMN/BUMD di Pendopo Baru Gubernur Banten, KP3B, Kec.Curug, Kota Serang, Agenda utama adalah membahas berbagai persiapan segala sektor yang ada di Provinsi Banten, mulai dari persiapan ketersediaan dan kebutuhan bahan makanan pokok (sembako) menjelang Hari Raya Idul Fitri, persiapan jalan jalur mudik, ketersediaan dan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM), pencegahan tindak kriminal atau kemanan masyarakat, persiapan ketersediaan dan kesiapan transportasi darat, laut, dan udara hingga persiapan energi listrik agar pada titik-titik tertentu pada H-7 hingga H+7 PLN tidak melakukan pemadaman listrik demi kelancaran aktivitas khususnya masyarakat Banten dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri 1434H.Dalam rakor tersebut Gubernur meminta kepada semua pihak para pemangku kepentingan agar dapat mengoptimalkan kesiapannya dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri terutama pada H-7 hingga H+7.Provinsi Banten merupakan provinsi yang strategis bagi para pemudik karena merupakan jalur mudik dan arus balik darat Jawa-Sumatera yang melalui pelabuhan Merak, saya meminta kepada semua pihak agar memaksimalkan semua kesiapannya agar semua kebutuhan masyarakat selama mudik dapat terpenuhi dan terlayani dengan baik”Gubernur juga menambahkan agar pihak ASDP bisa lebih memperhatikan pemudik yang menggunakan roda dua.Menurut pihak ASPD pada tahun ini akan terjadi peningkatan arus mudik kapal laut sebanyak 6% dari tahun 2012, untuk kendaraan truk diharapkan pada H-5 hingga H+7 bisa zero (nol) sehingga bisa mengurangi kepadatan antrian di pelabuhan Merak. Pada tahun ini pihak ASDP telah menambahkan empat kapalnya menjadi 42 kapal dengan lima dermaga yang siap untuk mengantarkan para pemudik untuk menyeberang. Gubernur juga menghimbau kepada semua masyarakat Banten agar waspada apabila ada rumah tempat tinggalnya yang kosong selama ditinggal mudik.Masyarakat yang rumahnya ditinggal atau dalam keadaan kosong agar waspada terhadap segala pencurian, masyarakat dapat berkoordinasi dengan keamanan setempat agar terhindar dari segala kemungkinan yang tidak diinginkan” imbau Gubernur. Gubernur juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan takbir keliling pada malam Hari Raya Idul Fitri. “Demi keselamatan, ketertiban dan kelancaran bersama, saya meminta agar semua masyarakat Banten khususnya, untuk tidak melakukan takbir keliling, apalagi dengan menggunakan kendaraan terbuka, cukup takbiran di masjid setempat saja agar jalur mudik di Provinsi Banten ini bisa berjalan tertib, lancar dan juga mengurangi korban kecelakaan lalu lintas akibat takbir keliling dengan kendaraan terbuka maupun dengan kendaraan roda dua dan sebagainya, pokoknya cukup takbiran di masjid setempat saja” Jelas gubernur,, Sebagai informasi tambahan, Pihak Polda Banten yang bekerjasama dengan berbagai elemen telah mempersiapkan 2.104 personil untuk pengamanan selama 15 hari di berbagai titik-titik yang tersebar di Provinsi Banten khususnya jalur mudik. Sedangkan dari pihak PT.Angkasa Pura II menginformasikan angkutan lebaran penerbangan diprediksikan akan terjadi kenaikan rata-rata 8% domestik maupun internasional dibandingkan tahun 2012 lalu, sedangkan penumpang penerbangan diprediksikan akan terjadi kenaikan 10,6% dari tahun lalu. Bagi Pemudik yang akan melakukan mudik jauh ke Jawa Timur, pemudik bisa menggunakan transportasi alternatif seperti kereta api, pihak PT.Kereta Api Indonesia DAOP I akan membuka jalur Krakatau Lintas Merak-Madiun yang rencananya baru akan diresmikan besok Rabu (24/7).

Taekwondoin Banten Bertanding dengan Taekwondoin DKI

laporan ; dyt / iroh Serang Jum’at 23/6-2013– Kekuatan tim taekwondo Banten sebelum terjun di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII, akan semakin terasah dengan matang. Pasalnya, Ramdhoni Cs diagendakan melakoni try-in di Aula Badan Diklat Banten, di Kabupaten Pandeglang, hari ini dengan tim-tim kuat. Diketahui, untuk mengasah kemampuan taekwondoin Banten menjelang PON XVIII, tim Pelatda Taekwondo Banten akan menantang juara Pra PON, yaitu tim DKI Jakarta. Pada try in tersebut, tim taekwondo Banten akan menurunkan delapan taekwondoinnya yang entry by name-nya sudah dikirim ke panitia PON.Yaitu, Ramdhoni di kelas Fly Putra, M. Fauzan kelas Fin Putra, Ahmad Saefullah di kelas Bantam Putra, Resti Yulia di kategori Fin Putri, Merta Alona di nomor Bantam Putri, Weni Sofianti di kelas Heavy Putri, Nazmi Wirisundari dan Abdurahman Wahyu di kategori Pomsee. Ketua Umum Pengurus Provinsi Taekwondo Banten (Pengprov TI) Banten, Chaery Wardana, menjelaskan,”pembinaan yang selama ini dilakukan dalam Pelatda akan percuma jika tidak diikuti dengan uji coba dengan tim kuat.Makanya, melalui try in ini, pengurus bisa melihat sejauhmana perkembangan hasil pembinaan di Pelatda. Apakah kualitas atlet meningkat atau menurun. Jika mengalami peningkatan maka tim kepelatihan harus mempertahankan, bahkan meningkatkannya. Sebaliknya, jika menurun akan menjadi ’pekerjaan rumah’ bagi pelatih untuk memperbaikinya.sebelumnya Pengprov TI Banten mengundang delapan kontingen lain, di antaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, DI. Yogyakarta, Riau, Aceh dan Jawa Timur. Namun daerah-daerah tersebut ternyata tidak bisa hadir, karena mereka memiliki jadwal try out ke luar negeri. “Hanya DKI Jakarta yang bersedia menjadi lawan tanding kami. Tapi itu tidak jadi masalah bagi kami,” jelas pengurus teakwondo Chaery Wardana, Jumat (22/6). Sementara itu, Bidang Pembinaan Prestasi Pengprov TI Banten, Fiva Zabreno berharap, selain mengasah kemampuan atletnya, try in akan dijadikan sarana untuk mencuri ilmu dari tim kuat. Soalnya, pada babak Pra PON, tim DKI Jakarta tampil sebagai juara umum dengan meraih 15 medali emas dari 16 kelas yang dipertandingkan.Hal tersebut membuktikan DKI Jakarta sebagai tim kuat dan taekwondoin Banten harus bisa mencuri ilmunya melalui try in ini. Disinggung mengenai target di uji coba ini, Fiva menjelaskan, pihaknya tidak membebani atlet dengan target juara. “Saya berharap, setiap atlet Banten bisa bisa tampil lepas, serta mampu melihat kelebihan dan kekurangan lawan,” kata Pembina TI Fiva Singkat…

Senin, 22 Juli 2013

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M. DISDIK PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; DYT

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M. DINKES PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; DYT

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M. DPRD PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; DYT

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M. DBMTR PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; DYT

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M. DISHUTBUN PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; DYT

PEMKOT TANGERANG TAMBAH 70 UNIT KENDARAAN BESAR PENGANGKUT SAMPAH

LAPORAN ; DYT Armada pengangkut sampah yang baru diparkir di halaman Puspem Kota Tangerang. Armada ini siap dioperasikan. Tangerang 22 Juli/2013 - Volume sampah diperkirakan akan mengalami peningkatan pasca-Lebaran. Guna mengatasi peningkatan volume sampah dan kebutuhan penanganan angkutan sampah sehari-hari, Pemkot Tangerang melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Tangerang menambah tujuh puluh unit armada truk sampah. Dengan demikian, total pengangkut sampah yang dimiliki Pemkot Tangerang sebanyak 195 armada. Senin 22 / 7-2013 siang Di jumpai Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Tangerang Agus Sudrajat mengatakan dengan penambahan armada truk sampah ini diharapkan dapat meningkatkan daya angkut sampah di Kota Tangerang. "Jumlah armada pengangkut sampah yang dimiliki Pemkot Tangerang mendekati ideal. Untuk kebutuhan Kota Tangerang sekitar 225 armada. Saat ini volumen sampah Kota Tangerang antara 4.000 hingga 5.000 meter kubik per harinya Agus menjelaskan, ketujuh puluh armada baru itu terdiri atas 49 unit dump truk berkapasitas 6 meter kubik, satu unit dump truk kapasitas 12 meter kubik, dan 20 unit amroll. Semuanya akan langsung dioperasikan untuk melayani kebersihan wilayah di Kota Tangerang. "Armada baru ini akan mengangkut sampah dari berbagai titik wilayah menuju ke tempat pembuangan akhir (TPA) Rawa Kucing," kata Agus….

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M. DPPKD PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; CH

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M.PU TATA KOTA SERANG

LAPORAN ; CH

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M. DISPERINDAG PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; DYT

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M. DISNAKERTRAN PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; DYT

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M.PU BINA MARGA KOTA SERANG

LAPORAN ; DYT

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M.PERTANIAN SERANG

LAPORAN ; DYT

IKLAN UCAPAN IDHUL FITRI 1434 H / 2013 M.DINSOS PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; DYT

Selasa, 16 Juli 2013

SEBANYAK 65 KK CALON KONSUMEN PENERIMA BANTUAN DESA CISARAP KECAMATAN WANASALAM KAB. LEBAK GEMBIRA

laporan : dayat Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pertambangan dan Energi laksanakan Program Listrik Perdesaan di Wilayah Kerja Pembangunan ( WKP ) III,Kab. Lebak sebanyak 5410 Kepala Keluarga dan Kab Pandeglang sebanyak 6590 Kepala Keluarga penerima calon konsumen. Program ini di alokasikan di TA 2013. Dan telah dilakukan sosialisasi Program Pembangunan Listrik Perdesaan di WKP III Kab. Lebak dan Kab. Pandeglang bagi masyarakat penerima di lokasi Desa Cisarap Kec. Wanasalam dengan penerima Program Calon Konsumen sebanyak 65 KK pada 1 - April 2013 lalu. Sosialisasi ini dilaksanakan oleh team Sosialisasi dari Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten bekerjasama dengan PLN, Kecamatan Wanasalam serta masyarakat setempat yang berada di Desa Cisarap. Pemerintah Provinsi Banten mengharapkan agar penerima bantuan nantinya dapat memanfaatkan program ini sebaik - baiknya serta dapat menghemat pemakaian listrik sesuai kebutuhan dan dapat membayar listrik tepat pada waktunya hal ini untuk menghindari sangsi pencabutan oleh fihak PLN sehingga dapat merugikan penerima program ini. Desa Cisarap Kec. Wanasalam serta masyarakat yang menerima program menyatakan terima kasih sebanyak - banyaknya kepada pemerintah provinsi banten dan seluruh fihak instansi terkait dengan adanya program ini semoga banten terang di 2014 dapat terlaksana seperti yg diharapkan.

40 KK DI DESA MUARA KECAMATAN WANASALAM KAB. LEBAK MENERIMA PROGRAM PEMBANGUNAN LISTRIK PERDESAAN

Laporan : Dyt.......................................................................... Distamben Provinsi Banten telah mensosialisasikan Program Pembangunan Listrik pedesaan Wilayah WKP III, yaitu tepatnya di Desa Muara Kec. Wanasalam kab. Lebak, dengan pemerima Program ( Calon Konsumen ) sebanyak 40 KK pada 28 maret 2013. Program ini dapat dilaksanakan berkatkerjasama antara Fihak Team Sosialisasi Program pembangunan Listrik Perdesaan dari Dinas Pertambangan dan Energi, PLN, Desa penerima Program / Kecamatan setempat, adapun anggaranya dari APBD 2013. Program ini merupakan bagian dari rencana Pemerintah Provinsi Banten intruksi Gub. Banten Hj. Ratu Atut Chosiyah dalam rangka menuju banten terang 2014,dan Gub. Banten mengharapkan kepada penerima Program Agar berupaya memaksimalkan bantuan yang telah di terima agar dapat di pergunakan dan di jaga sebaik - baiknya serta dapat membayar listirk tepat pada waktunya untuk tidak terjadi sangsi pencabutan sehingga merugikan penerima bantuan. Desa Muara Kecamatan Wanasalam dan masyarakat setempat dengan adanya bantuan ini sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Banten dan Instansi Terkait Dinas pertambangan dan Energi serta PLN,yang telah berupaya segigih mungkin dalam mensosialisasikan Program Listrik Prdesaan di WKP III yang di alokasikan anggaranya 2013 ini sehingga program banten terang di wilayah Kab. Lebak dapat berjalan seperti yg di harapkan Pemerintah. Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pertambangan dan Energi pada program Listrik Perdesaan di tahun Anggaran 2013 ini, melaksanakan program di Wilayah Kerja Pembangunan ( WKP III ) yaitu Kab Lebak sebanyan 5410 Kepala Keluarga dan Kab. Pandeglang sebanyak 6950 Kepala Keluarga.

DISTAMBEN PROVINSI BANTEN TELAH MENSOSIALISASIKAN PROGRAM PEMBANGUNAN LISTRIK PERDESAAN DI WKP III ( KAB. LEBAK / KAB. PANDEGLANG )

Laporan: Dyt ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Gub. Banten Hj. Ratu Atut Chosiyah , SE melalui Dinas pertambangan dan Energi Prov. Banten mengintruksikan untuk mensosialisasikan Pembangunan Listrik Perdesaan di Wilayah WKP III Kab Lebak / Kab.Pandeglang Anggaran 2013, hal ini sesuai dengan rencana Pemerintah Provinsi Banten dalam program Banten Terang 2014.Untuk program ini Distamben Provinsi Banten telah mempersiapkan Pembangunan Listrik Perdesaan, lebih lanjut sudah terdata jumlah calon Penerima Program Pembangunan Listrik Perdesaan WKP III Kab. Lebak sebanyak 5.410 KK ( Kepala Keluarga ) Kab. Pandeglang Sebanyak 6590 KK ( Kepala Keluarga ). Sebagaimana untuk lancarnya program ini Distamben Provinsi Banten melalui Team Sosialisasi bekerjasama dengan fihak Kecamatan / Kelurahan serta masyarakat telah mensosialisasikan Didesa Parung Panjang Kecamatan Wanasalam dengan penerima Program ( Calon Konsumen )sebanynk 65 KK, pada 27 Maret 2013 lalu. Pemerintah provinsi banten mengharapkan agar penerima bantuan Pembangunan Program listrik perdesaan dapat mempergunakan fasilitas ini sebaik - baiknya dan di pergunakan sesuai kebutuhan akan listrik dan rajin menghemat serta bisa di jaga ke utuhanya dan jangan lupa membayar listrik tepat pada waktunya, hal ini agar penerima Program tidak mengalami kesulitan bila terjadi pemadaman atau pencabutan oleh fihak berwenang ( PLN ), sehingga dapat merugikan si penerima program tersebut.

Senin, 15 Juli 2013

IKLAN UCAPAN RAMADHAN 1434 H / 2013 M. HUMAS KABUPATEN PANDEGLANG

Laporan : dayat / iroh

BUPATI PANDEGLANG BERIKAN BANTUAN UNTUK KORBAN BENCANA ALAM DI DESA RAMEA

laporan : dayat/iroh Pandeglang Selasa 2/7-2013,Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Pandeglang Erna Nurhayati memberikan Bantuan Sosial untuk para korban bencana alam Tanah Longsor yang terjadi di Desa Rame, Kecamatan Mandalawangi, bantuan tersebut diberikan langsung oleh Bupati Pandeglang yang bertempat di Kecamatan Mandalawangi, Hadir dalam acara tersebut Kepala Bagian Humas Agus Makdum, Camat Mandalawangi Suparta Wijaya, Kepala Desa Ramea Busro dan para Warga Desa Ramea yang akan menerima Bantuan. Disela acara penyerahan bantuan yang diselenggarakandi aula kecamatan mandalawangi Encep Suryadi selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengatakan,” bahwa jumlah penerima bantuan sebanyak 23 Orang Kepala Rumah Tangga. Dari keseluruhan yang terkena bencana diantaranya 19 orang yang kondisi rumahnya rusak ringan dan 4 Orang kondisi Rumahnya rusak berat bahkan hilang tergerus oleh tanah, “bantuan yang kami berikan ini dibagi tiga tahap untuk yang rusak berat dan dua tahap untuk yang rusak ringan, untuk jumlah bantuan yang akan diberikan bagi warga yang kondisi Rumahnya rusak berat masing – masing sebesar 25 Juta Rupiah dan untuk Rumah yang rusak ringan sebesar 14.473.000,Bantuan yang diberikan saat ini adalah tahap pertama, untuk yang rusak berat masing – masing sebesar 15 juta dan untuk yang rusak ringan 7 juta. Untuk tahap selanjutnya nanti akan kami salurkan kembali setelah tahap pertama selesai dan kami akan melakukan peninjauan langsung,Bantuan untuk Rumah rusak berat secara simbolis diterima oleh Pahrur Roji dan bantuan untuk Rumah yang rusak ringan diterima oleh Ibu Fatimah.jelas kepala BPBD Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi mengatakan bahwa bantuan yang diberikan ini dari Anggaran Pemerintah Pusat yang disalurkan melalui BPBD untuk para Korban Bencana Alam yang terjadi di Desa Ramea, Kecamatan Mandalawangi. Bagi para penerima bantuan agar mempergunakan bantuan ini dengan sebaik – baiknya, jangan sampai dipergunakan untuk kepentingan lain, “ Saya berharap bantuan yang bapak terima ini dipergunakan untuk membangun kembali rumah bapa yang terkena bencana, jangan dipergunakan untuk hal lain yang tidak penting, Bupati juga meminta agar Camat dan Kepala Desa ikut berperan serta dalam proses pelaksanaannya, “Saya harapkan Camat dan Kepala Desa ikut serta melakukan pemantauan dalam pembangunan yang dilakukan, karena sebelum penyaluran bantuan tahap selanjutnya akan ada peninjauan langsung, sehingga kami bisa melihat sejauh mana progres dari bantuan yang diberikan pada tahap pertama dan apa yang diamanahkan oleh pemerintah pusat bisa kita laksanakan sebagaimana mestinya,” lanjutnya.

Jumat, 05 Juli 2013

“SEKDA BANTEN IKUTI RAKOR PARA SEKDA PROVINSI SE-INDONESIA MEMBAHAS BLSM”

LAPORAN : DYT 3 Juli 2013– Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten didampingi Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten-Nandy Mulya mengikuti rapat koordinasi (rakor) para sekda provinsi se-Indonesia membahas teknis penyaluran Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia (RI)-Gamawan Fauzi di Lt.III Gedung Kementrian Dalam Negeri Indonesia (Kemendagri), Jakarta, Rabu (3/7). Mendagri secara singkat dalam arahannya menyampaikan” bahwa agenda rakor ini sangat penting dan dirancang untuk berbagi beban dengan daerah di level provinsi atas dampak penyaluran kebijakan BLSM atas kompensasi penyesuaian harga BBM.Dampak penyaluran BLSM ini supaya menjadi beban kita bersama terutama pengalokasian dana bagi rakyat di daerah jangan hanya dari dana APBN apabila penduduk miskin yang seharusnya mendapat BLSM tidak teralokasikan dari dana APBN”Mendagri berjanji apabila kemudian diperlukan semacam acuan atau regulasi peraturan bagi payung hukum pengalokasian dana APBD untuk mengatur dana BLSM, Kemendagri akan mendukungnya melalui peraturan perundangan.Mendagri melalui rakor tersebut menginginkan agar daerah memeriksa kembali bersama-sama untuk menyatukan data pusat dan daerah, mulai dari desa sampai pusat. Ia menginginkan agar data tersebut lebih akurat agar para Sekda mengkoordinasikan kembali melalui musyawarah desa dan kecamatan. Selanjutnya data-data itu dapat divalidasi satu kartu untuk semuanya sehingga memudahkan penyaluran termasuk juga memudahkan penyaluran bantuan sosial raskin, bantuan pendidikan dan lain sebagainya untuk kemudian segera direkap datanya dan diselesaikan oleh PT Pos Indonesia” pinta Mendagri. Senada dengan Mendagri, Ditjen Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kemendagri-Tarmizi Karim secara teknis menjelaskan bahkan rakor ini digelar untuk mencari solusi bersama-sama atas kekurangan anggaran alokasi BLSM dan permasalahan dampak-dampaknya di daerah.Ia menyampaikan bahwa dalam penyaluran BLSM ini terdapat kewajiban daerah dalam teknis penyaluran maupun menambah kekurangan alokasi dana bagi rakyat miskin yang membutuhkan.Rakor ini dihadiri pula Direktur PT Pos Indonesia dan Ses Tim Nasional Percepatan Penanggulanagn Kemiskinan (TN PPK) Kementrian Sosial RI, selain membahas teknis penyaluran BLSM, rakor ini juga membahas penanganan dampak kabut asap akibat kebakaran lahan hutan di beberapa daerah di Indonesia.

IKLAN RAMADHAN 1434 H. SDA PROVINSI BANTEN

LAPORAN : DAYAT

IKLAN RAMADHAN 1434 H.DPPKD PROVINSI BANTEN

LAPORAN ; DAYAT

IKLAN RAMADHAN 1434 H.DISDIK PROVINSI BANTEN

LAPORAN : DAYAT

“Operasi penertiban spaduk ilegal”

laporan : dayat Serang 2 Juli 2013=Di sepanjang jalan mulai dari ciceri sampai alun-alun spanduk ilegal itu di turunkan dan di bawa ke dalam mobil petugas Pol PP. Salah satu petugas yang tidak mau namanya di publikasikan mengatakan bahwa operasi ini sering di lakukan. Banyak sekali spanduk-spanduk yang kadaluarsa bahkan tidak sedikit yang pemasangannya tidak memiliki izin ke DinasPendapatanDaerah (Dispenda) serang. Selain mengganggu keindahan kota serang,spanduk tak berizin itu merugikan pemerintah, karena pendapatan pajak dari sektor itu berkurang. Selama ini sanksi terhadap pemasang spanduk ilegal ini hanya sebatas penurunan saja,sehingga terkesan tidak jera ungkap petugas.

Entri Populer 2013