Kamis, 23 September 2010

HEMAT LISTRIK BAYAR TAGIHANYA

Laporan ; DYT / UUM

Kelurahan Kebon Ratu Kec. Ciruas saat wrtwn online bmpost berkunjung sedang tidak berada di tempat hanya bertemu sekdes dan staffnya,Sekdes kel. Kebon ratu H.Saman mengatakan ‘’ Kepala Desa Kebon Ratu Kec.Ciruas H.Madumar sedang berada diluar. saat wartawan online bmpost.com menanyakan tentang program listrik masuk desa, sekdes Kebon Ratu H.Maman mengatakan’’sebenarnya saya tidak berwenang untuk memberikan keterangan harusnya kepala Desa aja,tapi saya coba saja ya,kami dari desa kebon Ratu sebenarnya sudah mengajukan permohonan untuk program lisdes sebanyak kurang lebih 120 kk ke dinas pertambangan dan energi, namun hingga saat ini kami masih menunggu jawaban apakah permohonan kami itu ada tanggapan atau tidak, kami sendiri belum tau karena belum ada survey dari fihak terkait, mudah2an dalam waktu dekat ini kami sudah mendapatkan realisasi dari dinas terkait , bila hal itu terjadi kami akan sangat merasa berterima kasih sekali dan akan kami tekan kan kemasyarakat kami agar menjaga pembayaran bulananya ke ]LN juga menjaga agar dalam pemakaianya sesuai kebutukan saja agar lebih hemat……..tegasmaman

HARAPKAN LISDES

Laporan ; Iroh/dyt

Perlunya penerangan listrik di tiap-tiap desa sangatlah di butuhkan hal ini di karenakan kebutuhan penerangan sudah menjadi kebutuhan pokok, karena sudah tidak layak lagi di jaman sekarang ini satu tempat gelap gulita, memang dalam program lisdes ini yang di programkan Gubernur Banten melalui instansi terkait Dinas pertambangan dan Energi ( DISTAMBEN ) untuk disampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat dimana di Provinsi Banten ini masih ribuan masyarakat yang membutuhkan akan listrik. Ditemui kepala Desa Gosara Kec. Ciruas Nokrawi mengungkapkan ‘’ fihaknya sudah mengajukan proposal untuk kebutuhan listrik didesanya sebanyak 70 unit untuk 70 kk pada instansi terkait seperti Distamben pada pertengahan juli 2009 namun hingga saat ini belum ada survey apalagi realisasinya ,ya saya hanya berharap mudah2an dalam waktu dekat ini sudah ada kepastian dari Dinas pertambangan dan energi agar masyarakat kami pada program lisdes thn ini bisa menikmati . … ucapnya singkat.

KEPDES BUMI JAYA ‘’ TERIMAKASIH LISDES’’

Laporan ; dyt / iroh

Ditemui diruang kerjanya kepala Desa Bumi Jaya Kec. Ciruas H. Johari mengenai program lisdes memaparkan’’ Listrik masuk Desa ( LISDES ) memang sangat membantu sekali untuk masyarakat yang tidak mampu memasang listerik dengan biaya mahal karena lisdes ini gratis. Namun saya mengharapkan bagi yang mendapatkan pemasangan lisdes ini bisa menggunakan dengan hemat dan bertanggung jawab pada pembayaran bulananya agar program ini tidak sia-sia nantinya,tandas H.johari dilanjutkanya’’ Desa Bumi jaya pada 2009 mengajukan akan kebutuhan listrik sebanyak 120 kk, namun setelah datang team survey dari dinas Distamben Ale dan dari PLN cikande yang direspon sebanyak 76 kk walaupun demikian saya tetap merasa gembira dan ucapan trimakasih kepada instansi terkait dengan adanya program Lisdes ini, mudah2an dalam waktu dekat ini pemasangan listrik di desa kami ini sudah dilaksanakan.,…’’ tegas H.Johari singkat

PROGRAM LISTRIK MASUK DESA ( LISDES ) DI DESA KALODRAN

Laporan : DYT / IROH

Pencanangan program lisdes dari prpvinsi Banten melalui Dinas pertambangan dan Energi ( Distamben ) Thn 2010 yang sorotanya kali ini di Desa Kalodran Kec.Walantaka Kota Serang.Ditemui kepala desa kalodran Baijuri mengatakan ‘’ Desa kalodran telah mengajukan kebutuhan akan penerangan lisdes kurang lebih untuk 170 kk dari 7 kampung pada 2009, alhamdulilah di thn 2010 ini sudah ada survei dari dinas terkait bersama PLN tak lama kemudian sudah ada realisasi dari Distamben bagi kebutuhan akan listrik untuk masyarakat Desa Kalodran sebanyak 50 kk,namun untuk tahun ini hanya 2 kp.yang mendapatkan program lisdes yaitu kp.kepuncen sebanyak 40 kk, dan kp kalodran sebanyak 10 kk.dari hasil survey team PLN dan Distamben pemasangan listerik dilaksanakan di 2 kp yaitu kp.pakuncen RT 10 dan RT 3 sebanyak 40 unit, kp kalodran RT 1 dan RT 2 untuk 10 unit. Untuk yang belum mendapatkan program lisdes ini sisanya yang 5 kp kami usulkan kembali untuk pemasangan thn 2011. Saya mengugapkan terimakasih dan merasa bersyukur yang telah kami upayakan untuk masyarakat bisa di realisasikan walaupun tidak seluruhnya saya hanya mengharapkan kepada yang mendapatkan pemasangan lisdes ini dapat membayar listerik kebutuhanya setiap bulan ke PLN agar tidak terkena sangsi pencabutan dan dapat menggunakan listrik dengan hemat…..’’ ucap Baijuri.

Kamis, 15 Juli 2010

PROVINSI BANTEN UPAYANYA MEMANFAATAN TENAGA UAP PANAS BUMI UNTUK KEBUTUHAN LISTRIK


Laporan ; Hidayat / Iroh


Listerik untuk kebutuhan penerangan di wilayah Provinsi Banten masih sangat di perlukan yang disebabkan pertumbuhan penduduk dari tahun ke tahun terus meningkat, hal ini yang menyebabkan kebutuhan akan listrik terus meningkat.
Dijumpai Kabid bina usaha dan kerjasama Dinas pertambangan dan energi ( Distamben ) Provinsi Banten Ir. TATA HENDA mengatakan '' Potensi panas bumi dapat digunakan untuk kebutuhan listrik siapapun boleh dan dapat mengelola, potensi panas bumi ini di tetapkan oleh mentri pertambangan dan energi secara nasional namun pada setiap daerah Provinsi diserahkan kepada Gubernur masing – masing wilayah untuk mengelolanya, seperti di wilayah provinsi Banten ini pelelanganya diserahkan kepanitiaanya kepada Distamben Provinsi Banten siapapun pengusaha atau investor untuk mengikuti pelelangan dan menanam sahamnya, pada akhirnya pemenang pelelangan untuk pemanfaatan sumber panas bumi ini akan ditetapkan oleh Gubernur Banten.
Pada area seluas 104.200. ha yang mencakup daerah KabupatenSerang dan kab. Pndeglang misalnya banyak sekali potensi yang memuat uap panas bumi seperti Pulo sari, gunung karang, dll yang telah ditetapkan sebagai wilayah kerja, di perkirakan pemanfaatan uap panas bumi untuk dijadikan kebutuhan listrik ini akan lebih efisien dan tidak memuat bahan limbah yang tidak diperlukan dari pada penggunaan akan kebutuhan listrik yang memakai bahan baku seperti batu bara , untuk uap panas bumi ini tidak mempengaruhi terhadap dampak lingkungan.
Peta wilayah kerja pertambangan panas bumi di daerah kaldera Danau Banten Kab.Serang dan Kab. Pandeglang prov. Banten sbb'' Luas wilayah 104.200 ha. Hasil penyelidikan geologi geokimia, biofisika dengan potensi cadangan terduga 115 Mute. Adapun standar data yang didapat dasar sekala 125000 Bakosurtanal Ditum peta wgs.84. Kepmen ESDM No. 0026 k/30 MEW 2009 ,terangnya ...dilanjutkanya pelelangan untuk pendaftaran pemanfaatan panas bumi ini di buka sejak 12 – 07 /2010 , pelelangan ini tidak seperti biasanya yang mengacu pada kepres 80 tetapi pada pp no 59 thn 2007 tentang usaha panas bumi dan kepmen ESDM no 11 thn 2009 tentang pedoman pengelolaan usaha panas bumi , '' jelas Tata ( BM POST )

BMPKB KOTA SERANG


Laporan; Hidayat / Iroh


Bertemakan '' kebijakan peningkatan peran dan posisi perempuan di Bidang Politik dan Jabatan Publik '' Dinas BMPKB Kota Serang mengadakan kegiatan bertempat di Hotel Abadi pada 15 – 07 / 2010 , acara ini di buka langsung Wakil Walikota Serang H. Tb Haerul Jaman Bsc. Di depan para undangan yang hadir di acara itu sebanyak 30 orang SKPD terkait, Politisi, LSM, Organisasi kemasyarakatan, Dep. Kewanitaan, DPC Partai Politik, seperrti Golkar, PDI, PPP, PKS, dll.
Pada acara ini hadir Deputi 11 Bidang peningkatan posisi dan peranan perempuan pada jabatan politik dan publik, Kepala Dinas BMPKB Kota Serang H.DIDI, Ketua DPRD Kota Serang Hj. Nur'aeni Kabid PPA dan PA Drs. Ahmad Mujini Mpd. Sebagai pelaporan penyelenggara Kota Serang, Kasubid BMPKB kesamaan dan gender Lilis Sumiati Sag. Msi. Dan Staff Ahli Walikota Serang Banbela.
Dari Rekomendasi hasil Rumusan acara ini di dapatkan kesepakatan kebijakan peningkatan peran dan posisi perempuan di bidang politik dan jabatan publik sbb;
1.Pemerintah Kota Serang harus segera membuat Perda pengarusutamaan Gender.
2.Mengharmonisasikan peraturan perundang – undangan dengan pusat dan Provinsi Banten, untuk Provinsi Banten terdapat Perda PUG salah satunya adalah 5% APBD untuk pembiayaan PUG. Kota Serang Diktum Perda PUG .............% APBD.
3.Meningkatkan keterwakilan di Legislatif untuk mewujudkan 30% keterwakilan Perempuan dibidang Legislatif. ( UU RI No. 2 Tahun 2008 Tentang Partai Politik ) BAB 11 Pasal 2 Ayat 5.
4.30% keterwakilan perempuan di Legislatif.
5.Meningkatkan koordinasi advokasi, sosialisasi dan evaluasi keterwakilan perempuan di Legislatif.

Bidang Eksekutif
1. Memantapkan PUG di semua lembaga Pemerintah
2. Meningkatkan peran posisi Perempuan di bidang eksekutif melalui berbagai forum pertemuan lintas sektor dan lembaga pengambilan kebijakan.
3. Meningkatkan koordinasi advokasi, sosialisasi dan evaluasi keterwakilan perempuan di bidang eksekutif.
4. Setiap SKPD harus menganggarkan kegiatan yang responshif Gender sebesar 5% dari APBD
5. Jabatan publik di eksekutif harus sesuai dengan SDM ( keadilan dan kesetaraan GENDER )

Bidang Yudikatif
1. Memantapkan PUG di bidang Yudikatif.
2. Meningkatkan peran dan posisi perempuan di bidang Yudikatif.
Straegi
1. Melakukan kerjasama dengan lembaga LSM / Organisasi perempuan di bidang politik , partai politik, serta lembaga pemerintah terkait.
2. Melakukan penyusunan bahan rencana kegiatan dan anggaran dengan sektor terkait secara terpadu
3. Melakukan fasilitasi kepada tokoh / kader perempuan potensial untuk menjadi fasilitator / penggerak perempuan dalam upaya peningkatan partisipasi politik perempuan.

Sasaran
1. Perempuan Partai politik.
2. Program Kaukus perempuan di politik.
3. Kepala Dinas / Lembaga terkait.
4. Pimpinan LSM/ Organisasi perempuan
5. Media Masa
6. Laki – laki / suami
7. Tomas, Toga, Tokoh masyarakat terkait
Demikian hasil rumusan yang di dapatkan atau kesepakatan yang telah di rumuskan pada pelaksanaan kegiatan ini, menurut panitia yang dihubungi pada pelaksanaan ini mengatakan '' dengan telah dilaksanakanya acara ini diharapkan Eksekutif dan Legislatif harus memproduksi kebijakan publik yang adil dan Responship Gender '' ungkapnya ( bmpost.com )

Sabtu, 10 Juli 2010

WORKSHOP ANALISIS STANDARISASI PRASARANA DAN SARANA OLAHRAGA THN 2010


ran : Dyt / Iroh


Olah raga adalah sarana yang harus di berikan dukungan untuk kemajuan perkembangan keolah ragaan di Tanah Air baik di tingkat Provinsi maupun Kab / Kota, karena itu Kementrian Pemuda dan Olah Raga mengadakan kegiatan di Hotel Ledian pada 10 – 07 /2010 yang kali ini di laksanakan di Prov. Banten.
Acara ini di buka langsung Deputi Bidang kewirausahaan Pemuda dan Industri Olah Raga Drs. D. Sudradjat Rasyid .M.M turut hadir langsung di acara ini Kepala Dinas Dispora Provinsi Banten H Iin Mansyur , Sekertaris Dispora Prov. Banten H. Nanang , para kepala bidang dan tamu undangan yang hadir saat itu kurang lebih sebanyak 200 orang , dari para tamu undangan yang datang saat itu mendengarkan keterangan dari para nara sumber seperti, Tentang kebijakan yang di beriakan oleh Deputi Bidang kewirausahaan Pemuda dan Olahraga ( Kemenegpora ) kepada Dispora Prov. Banten, H. Iin Mansyur Prof. Rusli Rutan tentang pentingnya standarisasi prasarana dan sarana olahraga di Indonesia,, Standar prasarana dan sarana olahraga pendidikan jasmani dan olahraga kesehatan oleh Direktorat TK / SD Dikdasmen Kemendikdas Dr . Murjito .AK.M.si.
Para nara sumber semua menjelasakan dan mengatakan tentang pentingnya perkembangan kemajuan olah raga di masing – masing daerah khususnya Provinsi Banten dan Indonesia pada umumnya.
Disesion ke dua hadir pula para nara sumber di antaranya H. Irwan Suryanto yang menjelaskan tentang bagaimana penggunaan dan pemilihan Produk alat olahraga bermutu proses pendidikan, juga Ir. Bambang Widjanarko .M. Eng. Yang menjelasakan tentang Prasarana dan sarana Olahraga pendidikan dari sudut pandang pengembangan IPTEK alat 2 olahraga, dan terakhir dr. Fatimah , Sp . Ko yang menerangkan tentang Standarisasi Prasarana dan sarana Olahraga dalam rangaka implementasi sistem Keolahragaan Nasional. Pada akhir acara akhirnya di dapatkan kesimpulan bagaimana untuk mengembangkan dan memajukan keolahragaan di daerah maupun di tingkat yang lebih tinggi semuanya tergantung koordinasi pada Program dan Instansi terkait agar berupaya untuk men gembangkan olahraga dan di jadikan satu moment penting yang tidak kalah pentingnya dengan bidang lain. ( BM, post.com)

Entri Populer 2013